
Tokoh Golkar Jatim Dukung Ical-Akbar Tanjung

Jakarta, (Antara) - Tokoh Partai Golkar Jawa Timur Ridwan Hisjam mendukung Aburizal Bakrie (Ical) sebagai ketua umum dan Akbar Tanjung sebagai ketua dewan pertimbangan partai pada musyawarah nasional Golkar yang digelar 2015. "Dalam periode sekarang, duet keduanya sangat solid. Tidak ada salahnya memberi kesempatan lagi memimpin partai," ujarnya di Jakarta, Rabu. Menurut mantan ketua Golkar Jatim itu, Ical dan Akbar Tanjung saat ini juga dinilai mampu menjalankan tugas dan menjaga kesolidan koalisi merah putih. "Saya optimistis mereka mampu mengembalikan suara Partai Golkar di DPR RI menjadi pemenang pertama pada Pemilu 2019," kata wakil sekjen DPP Golkar tersebut. Pengalaman Ical, kata dia, memimpin partai pada Pemilu 2014 dikolaborasi dengan Akbar yang pernah memenangkan Golkar pada Pemilu 2004 setelah mengalami kekalahan tahun 1999 menjadi bekal kepemimpinannya ke depan. "Ini sejarah Golkar yang harus diingat. Ical tidak perlu diragukan kembali dan akan didukung orang-orang muda Golkar memenangkan pertarungan Pemilu 2019," kata politisi yang namanya tercatat sebagai anggota DPR RI terpilih 2014-2019. Ia juga menyampaikan bahwa partainya telah menggelar sarasehan Forum Partai Golkar Provinsi Seluruh indonesia di Yogjakarta akhir pekan lalu dan menghasilkan sejumlah kesepakatan. "Salah satunya menegaskan bahwa calon ketua umum harus menjaga dan tetap berada di Koalisi Merah Putih," kata mantan calon wakil gubernur Jatim tersebut. Pada pertemuan itu hadir Akbar Tanjung dan Aburizal Bakrie serta sejumlah nama calon ketua umum lainnya seperti MS Hidayat, Agung Laksono, Priyo Budi Santoso dan Airlangga Hartarto. Sementara itu terkait munas, Ketua DPD Golkar Jawa Timur Zainudin Amali menginginkan tetap dilangsungkan 2015 sesuai keputusan munas di Pekanbaru, Riau. Namun ia menilai, politik di internal partainya bersifat dinamis sehingga apabila ada perkembangan lain terkait waktu pelaksanaan munas maka Golkar Jatim mengikutinya. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
