Logo Header Antaranews Sumbar

BMKG: Kota Palembang Hujan Ringan

Minggu, 20 Oktober 2013 07:50 WIB
Image Print
Hujan. (Antara)

Palembang, (Antara) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sumatera Selatan memprakirakan cuaca di Kota Palembang dan tujuh kota lainnya berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan. "Hari ini cuaca di ibu kota Provinsi Sumsel diprakirakan berawan dengan suhu udara berkisar 24 - 32 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 60 - 97 persen, kecepatan angin 25 kilometer/jam, dan arah anginnya menuju tenggara," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel Indra Purnama di Palembang, Minggu. Sedangkan tujuh kota Sumsel lainnya yang diprakirakan hujan ringan yakni Kota Kayu Agung, Musirawas, Baturaja, Martapura, Muaradua, Tebingtinggi, dan Lubuklinggau. Beberapa kota yang dipakirakan hujan ringan itu memiliki suhu udara berkisar 23 - 31 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 62 - 98 persen, kecepatan angin berkisar 25 - 30 km/jam, dengan arah angin sebagian besar menuju tenggara kecuali Kota Musi Rawas, Martapura, dan Muaradua arah anginnya menuju selatan, serta Kota Kayu Agung arah angin daerah ini menuju timur. Sementara kondisi cuaca di tujuh kota lainnya di provinsi yang memiliki 15 kabupaten dan kota itu diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas sedang yakni Kota Muara Enim, Lahat, Sekayu, Pangkalanbalai, Indralaya, Pagaralam, dan Prabumulih. Kota yang diprakirakan hujan sedang itu memiliki suhu udara berkisar 23 - 32 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 62 - 98 persen, kecepatan angin berkisar 25 - 30 km/jam, dengan arah angin sebagian besar menuju tenggara kecuali Kota Pagaralam arah angin daerah ini menuju selatan. Dia menjelaskan, kondisi cuaca di wilayah provinsi yang memiliki 15 kabupaten dan kota ini pada Oktober 2013 mulai memasuki musim hujan. Intensitas curah hujan pada bulan ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi yakni mencapai 400 milimeter, dibandingkan dengan bulan sebelumnya hanya 150 mm. Dalam kondisi cuaca awal musim hujan atau peralihan musim kemarau ke penghujan ini, masyarakat diminta tetap terus mewaspadai kemungkinan terjadi bencana dampak musim kemarau seperti kebakaran hutan dan lahan, serta bencana dampak musim hujan seperti banjir, tanah longsor, dan angin langkisau (puting beliung) yang beberapa waktu lalu melanda sejumlah daerah, katanya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026