Logo Header Antaranews Sumbar

Aidil Disemayamkan di Unand

Senin, 7 Oktober 2013 19:41 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Jasad Aidil Akbar Walsya, korban hanyut di aliran Sungai Batu Busuk, Kecamatan Pauh, pada Sabtu (28/9), disemayamkan di Universitas Andalas sebelumnya dibawa ke Bukittinggi untuk dimakamkan, Senin. "Rencananya jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di daerah Mandi Angin Bukittinggi hari ini," kata Rektor Universitas Andalas Werry Darta Taifur di Padang, Senin. Dalam upacara pelepasan jenazah Aidil Akbar Walsya di Kampus Unand Padang, Werry mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan, Pemda Padang dan Sumbar serta semua pihak yang telah terlibat dalam pencarian korban mahasiswa hanyut di Patamuan Padang sejak dari Sabtu (28/9). Khusus untuk Pemda Sumbar dan Pemkot Padang serta media massa, dia mengucapkan terima kasih atas komitmennya dalam penyiaran informasi tentang korban mahasiswa yang belum ditemukan Yakni Aidil Akbar Walsya. Selain itu, Werry menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga korban atas segala kesalahan dan pelayanan yang tidak semestinya selama menempuh perkuliahan di Unand. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan ikhlas serta tetap mengingat pada Tuhan Yang Maha Esa. Tim SAR Gabungan dan masyarakat sekitar menemukan jasad salah satu korban mahasiswa hanyut Aidil Akbar Walsya di Siteba Padang sekitar pada Pukul 10.00 WIB. Jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit M Jamil Padang untuk divisum dan dimandikan. Dengan ditemukannya jasad Aidil ini sudah dapat dipastikan korban meninggal mahasiswa Unand yang hanyut di Patamuan menjadi enam orang. Aidil yang merupakan korban keenam ditemukan setelah 10 hari pencarian di bawah jembatan kawasan Siteba, Kecamatan Padang Barat, Padang. Korban ditemukan dengan kondisi masih utuh, namun memang terdapat luka lecet di sekujur tubuhnya, dimana posisinya saat ditemukan, terbenam di sekitar pasir, dekat jembatan Siteba tersebut. Aidil merupakan korban yang keenam dari enam Mapala yang dilaporkan hanyut saat saat tengah menyeberangi sungai di kawasan Patamuan, Batu Busuk, Kecamatan Pauh. Dia merupakan mahasiswa Jurusan Akuntansi. Sementara kelima anggota Mapala Unand yang ditemukan sebelumnya adalah Risky Tega mahasiswa Fakultas Ekonomi D-III, Deni Linardo mahasiswa Pertanian, Veglan Rizki mahasiswa Fakultas Ekonomi, Elin Florita mahasiswa Faklutas Teknologi Pertanian, dan Artika Caspela mahasiswa Fakultas Psikologi. (**/den)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026