
Kelompok Anti-Moursi Seru Peringati Perang Timur Tengah

Kairo, (Antara/AFP) - Gerakan Tamarrod yang memimpin satu kampanye menentang presiden terguling Mohamed Moursi, Sabtu menyerukan unjuk rasa di seluruh Mesir Ahad pada ulang tahun Perang Timur Tengah tahun 1973. Imbauan itu diucapkan beberapa jam setelah para pendukung Moursi menantang militer dengan bertekad akan melancarkan protes anti-militer baru Ahad saat Mesir memperingati ulang tahun perang Oktober 1973. "Kami menyeru semua rakyat Mesir besok ke luar memasuki semua taman di negara itu untuk menegaskan bahwa negara ini tidak akan mengizinkan revolusinya dicuri dan tidak akan mengizinkan geng-geng memberlakukan keinginannya kepada rakyat Mesir," kata pemimpin Tamarrod Mahmoud Badr kepada wartawan. Satu kampanye dalam protes nasional yang dipimpin Tamarrod terhadap pemerintah Moursi yang berusia satu tahun adalah satu faktor penting dibelakang penggulingan militer terhadap presiden itu pada 3 Juli. Para pendukung Moursi dalam Aliansi Anti-Kudeta menyerukan unjuk rasa di seluruh Mesir pada Ahad termasuk satu usaha melakukan unjuk rasa di Taman Tahrir, yang telah diblokir oleh pasukan. Pada Jumat,para pemrots pro-Moursi melakukan unjuk rasa di Kairo terhadap militer, yang memicu bentrokan dengan lawan-lawan mereka dan pasukan keamanan yang menewaskan empat orang dalam protes terburuk pertumpahan darah dalam lebih dari sebulan. Perang tahun 1973 adalah satu peristiwa membanggakan bagi tentara Mesir karena mengusir pasukan Israel dan akhirnya Kairo menguasai kembali Semenanjung Sinai dalam satu perjanjian perdamaian tahun 1979. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
