
Pemerintah Filipina Tuduh Pemimpin MNLF Misuari Tipu Pengikutnya

Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemerintah Filipina Rabu mengatakan bahwa Nur Misuari, pemimpin kelompok gerilyawan Muslim yang menyerang kota selatan Zamboanga Filipina, menipu para pendukungnya dengan mengatakan bahwa mereka akan bergabung dalam "aksi damai" sebelum mereka berunjuk rasa menuju kota. Beberapa anggota Front Pembebasan Nasional Moro(MNLF) di bawah faksi Misuari yang ditangkap atau yang menyerah, mengklaim bahwa mereka diberitahu akan pergi ke Zamboanga City untuk menghadiri aksi damai dan dijanjikan akan diberi senjata, kata Edwin Lacierda, juru bicara kepresidenan Filipina. Namun, Lacierda mengatakan, juru bicara Misuari yang mengaku dalam wawancara beberapa media bahwa kehadiran orang-orang bersenjata di Zamboanga adalah untuk "perang kemerdekaan." "Jadi jelas, penipuan besar Nur Misuari adalah menipu agar orang-orang MNLF menjadi percaya bahwa ini adalah untuk mereka, yang tidak sepenuhnya benar," kata Lacierda. Dia mengatakan bahwa Misuari, ketua pendiri MNLF, hanya peduli tentang dirinya sendiri. Juru bicara itu juga mengatakan, bahwa pemerintah Filipina akan menggunakan semua sumber dayanya untuk membuat semua orang yang terlibat dalam pengepungan Zamboanga bertanggung jawab, termasuk Misuari. Telah 17 hari pasukan pemerintah Filipina terus melakukan operasi terhadap sisa-sisa MNLF di Zamboanga City pada Rabu. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
