
Pertemuan 18 Delegasi Rumuskan Latma Komodo 2014

Jakarta, (Antara) - Pertemuan delegasi angkatan laut 18 negara yang mengikuti "Initial Planning Conference Komodo Multilateral Exercise (KME) 2014" merumuskan formulasi sementara latihan bersama yang diorientasikan dalam penanggulangan bencana alam dan kemanusiaan. "Draf hasil diskusi yang telah dicapai ini mengindikasikan bahwa latihan bersama ke depan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana," kata Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksda TNI Didit Herdiawan pada penutupan "Initial Planning Conference KME 2014" di Jakarta, Jumat. IPC KME 2014 itu berlangsung di Jakarta sejak Kamis (22/8) hingga Jumat (23/8), dimana hasil rumusan itu akan dibawa kembali di pertemuan "Midle Planning Conference" (MPC) yang akan digelar pada Januari 2014. Masing-masing negara yang terlibat mengimplementasikan seluruh kemampuannya termasuk mengerahkan kapal perang dalam latihan bersama KME 2014 yang digelar di perairan Natuna dan Anambas Kepulauan Riau. Asops KSAL mengapresiasi dan berterima kasih kepada peserta dari masing-masing negara ikut. menyumbangkan pemikiran. Delegasi telah berpartisipasi dan berkontibusi penuh melalui diskusi dan pembahasan bersama. Akhirnya kita dapat dengan lengkap menghasilkan formulasi sebuah draft untuk pelaksanaan latihan Latma KME 2014," kata Didit. Ia pun mengingatkan formulasi ini hanya bersifat sementara karena akan dibawa pada konferensi berikutnya MPC 2014 pada November 2013. "Apa yang telah dicapai dalam diskusi selama dua hari ini memang tidak cukup untuk menyelesaikan semua bahan dengan sempurna secara komprehensif," tuturnya. Initial Planning Conference Latma KME 2014, untuk mempertemukan pemikiran para delegasi negara peserta guna mempertajam dalam pelaksanaan kegiatan latihan bersama. Selaku tuan rumah, TNI AL mengerahkan 12 kapal perang yang terdiri dari 2 kapal perang jenis Van speijk, 2 sigma, 2 Landhing Platform Dock (LPD) dan tiga kapal Angkut Tank jenis Froch, 2 kapal Perusak kawal (PK) dan 1 landing Ship Tank (LST) dan 6 peswat udara TNI AL, termasuk Kapal Rumah Sakit Dr Soeharso-990 dan KRI Teluk Banten-516 yang telah dilengkapi dengan Kontainer medis. Sementara 17 negara lainnya, yakni Amerika Serikat, Australia, New Zealand, Rusia, China, Jepang, India, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Vietnam, Kamboja, Myanmar dan Laos juga akan mengirimkan kapal perangnya. Didit mengatakan KME 2014 memasukan rencana bakti sosial, diantaranya pelayanan kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana umum. Latma itu akan digelar Kabupaten Anambas meliputi Pulau Jemaja, Pulau Siantan, Pulau Palmatak dan Pulau Siantan Timur. Sedangkan di Ranai akan digelar di Pulau Laut, Pulau Bunguran Barat, Pulau Tiga dan Pulau Bunguran Besar, di wilayah Propinsi Kepulauan Riau. (*/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
