Logo Header Antaranews Sumbar

Blok Afrika Barat Sepakati Penggelaran 3.300 Prajurit

Senin, 12 November 2012 10:44 WIB
Image Print

Abuja, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Negara Afrika Barat, Ahad (11/11), menyepakati penggelaran 3.300 prajurit guna membantu merebut kembali Mali utara, yang dikuasai oleh gerilyawan selama lebih dari enam bulan lalu, kata Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat (ECOWAS). Kesepakatan itu, bagian dari rencana perang yang akan dikirim ke PBB untuk disetujui paling lambat akhir bulan ini, dicapai dalam pertemuan tingkat tinggi luar biasa blok tersebut di Ibu Kota Nigeria, Abuja. "Kami merancang 3.300 prajurit untuk kerangka waktu satu tahun," kata Ketua ECOWAS Alassane Ouattara, yang juga adalah Presiden Pantai Gading, kepada wartawan setelah pertemuan puncak tersebut. Ia mengatakan kebanyakan tentara itu akan berasal dari Nigeria, Niger dan Burkina Faso, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin. Ia menambahkan negara lain Afrika Barat dan sebagian negara non-Afrika juga mungkin memberi sumbangan tentara. "Ada negara yang menawarkan batalion, yang lain kesatuan," kata Ouattara. Tentara itu dapat dikerahkan segera setelah PBB menyetujui rencana militer tersebut, yang disusun oleh para ahli dari Afrika, badan dunia itu dan Eropa di Ibu Kota Mali, Bamako, pekan lalu. Ouattara mengatakan ia berharap persetujuan itu dapat diperoleh pada akhir November atau awal Desember, sehingga tentara tersebut dapat ditempatkan beberapa hari sesudah itu. Mali telah menghadapi tantangan keamanan, ekonomi, politik dan kemanusiaan sejak Januari, setelah pertempuran antara pasukan pemerintah dan petempur yang memiliki hubungan dengan Al Qaida meletus di bagian utara negeri tersebut. PBB baru-baru ini meminta Uni Afrika dan ECOWAS menghasilkan rencana terperinci bagi kemungkinan campur tangan militer di Mali utara. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026