
Pakistan Tuduh India Terkait Bentrokan Berdarah di Kashmir

Islamabad, (Antara/AFP) - Pakistan pada Kamis menuduh pasukan India menewaskan seorang tentara di kawasan sengketa Kashmir dalam bentrokan terbaru dari serangkaian bakutembak, yang meningkatkan ketegangan di antara negara tetangga bersenjata nuklir itu. Pertempuran meletus sepanjang Garis Kendali, yang dijaga ketat militer (LoC), perbatasan nyata di Kashmir, sejak lima tentara India tewas pada 5 Agustus dalam penyergapan, yang Delhi persalahkan pada tentara Pakistan. Kedua negara itu saling tuduh atas bentrokan di wilayah Himalaya itu, yang masing-masing menguasai sebagian dari Kashmir, tapi mengklaim secara penuh. "Pada pukul 11.50 waktu setempat (13.50 WIB), pasukan India menembak ke arah LoC tanpa provokasi, di sektor Rakhchakri dekat Rawlakot. Sepoy Habib menjadi korban akibat penembakan tanpa alasan India," kata militer Pakistan dalam sebuah pernyataan. Peristiwa itu terjadi sehari setelah Kementerian Luar Negeri Pakistan memanggil Wakil Dubes India untuk memprotes apa yang dikatakannya sebagai pembunuhan seorang perwira tentara dan melukai seorang tentara di Kashmir. Kashmir telah memicu dua dari tiga perang antara kedua negara itu. Ketegangan baru itu telah membahayakan rencana yang mereka harapkan berpeluang sebagai pertemuan terobosan antara Perdana Menteri Manmohan Singh dan rekannya dari Pakistan, Nawaz Sharif, di sela-sela pertemuan PBB di New York bulan depan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
