
Pertamina Tanam Pohon di Danau Singkarak

Batusangkar, (Antara) - PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Yayasan Galapagos dan Pemerintah Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, menggelar penanaman pohon pelindung di sekitar Danau Singkarak, Selasa. "Untuk menjaga kelestarian Danau Singkarak, perlu kepedulian semua pihak, karena di sekitar danau hutannya perlu dilestarikan kembali karena sudah banyak yang gundul," kata Bupati Tanahdatar M. Shadiq Pasadigoe usai menanam pohon galu galu. Ikut melakukan penanaman pohon galu galu Kepala Cabang Pertamina Sumbar Riau Fredy Anwar, Kepala BPBD Tanahdatar Altri Suwandi, Kepala Bidang Kehutanan Distanbunhut Refriaser, Camat Batipuah Yasnen, wali nagari dan masyarakat setempat. Bupati menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Pertamina untuk menyalurkan dana dalam membantu masyarakat sekitar Danau Singkarak berupa penanaman pohon pelindung. "Kita berharap, sebelum pihak ketiga menyalurkan dana kepedulian terhadap lingkungan ini diberikan kepada masyarakat, kiranya dapat berkoordinasi dulu dengan pemerintah daerah, sehingga dapat menyarankan kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak," tuturnya. Ia sangat mendukung apa yang telah dilakukan pihak Pertamina ini karena dapat melestarikan ekosistem di sekitar Danau Singkarak. Penanaman pohon penghijauan di sekitar Danau Singkarak sangat diperlukan sekali. Sementara itu, Kepala Cabang Pertamina Sumbar Riau Fredy Anwar mengatakan kegiatan penghijauan ini merupakan program "Pertamina Sobat Bumi, Menabung Pohon Bersama Pertamina Mendukung Eko Pegunungan" dan program menanam 100 juta pohon bekerjasama dengan Yayasan Galapagos. "Selain di pinggir danau, Pertamina juga telah menanam pohon Mahaoni dan buah-buahan di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan dan Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Tanahdatar," katanya. Untuk penanaman pohon galu galu di pinggir Danau Singkarak, jelasnya, karena pohon jenis ini sangat cocok sebagai tanaman penghijauan sekitar danau. Disamping tumbuhnya subur dipinggir danau, akarnya juga serabut yang disukai oleh udang dan ikan bilih untuk bertelur. "Sehingga apabila pohon galu galu ini nantinya berkembang dengan baik diharapkan populasi ikan bilih juga akan bertambah," tutur Fredy. (*/fan/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
