Logo Header Antaranews Sumbar

Data penduduk potensial pemilih Pemilu Pasaman Barat meningkat

Jumat, 10 Maret 2023 17:08 WIB
Image Print
Jajaran KPU Pasaman Barat saat melakukan monitoring terhadap kinerja petugas di lapangan dalam pemutakhiran data pemilih. 

Simpang Empat (ANTARA) - Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat meningkat 44.932 orang dari Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu 2020.

"Data itu merupakan data pemilih hasil sinkronisasi KPU RI dengan Kemendagri RI sehingga menjadi data Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebanyak 307.586 orang," kata Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Pasaman Barat Alfi Syahrin di Simpang Empat, Jumat.

Menurutnya jika dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu terakhir maka data pemilih mengalami peningkatan.

Namun, katanya, data 307.586 itulah yang sedang dilakukan pencocokan dan penelitian oleh petugas pemutakhiran data pemilih.

"Sebanyak 1.279 petugas pemutakhiran data pemilih bertugas melakukan pencocokan dan penelitian saat ini. Sudah ada sebagian yang sudah menyelesaikan dan ada yang masih berjalan," ujarnya.

Ia menyebutkan sebelum Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara dan petugas pemutakhiran pemilih bekerja pihaknya telah memberikan bimbingan teknis agar selalu bekerja sesuai aturan dan Undang Undang yang berlaku.

Ia juga selalu memberikan arahan arahan agar selalu taat dan patuh kepada aturan, regulasi, dan Undang Undang yang berlaku. Jika ada masalah jajaran KPU selalu menyelesaikannya bersama dengan panitia pengawas di lapangan.

Ia meyakini bahwa seluruh permasalahan di bawah bisa terselesaikan dan tertuntaskan di bawah bersama panitia pengawas yang melakukan pengawasan melekat.

KPU Pasaman Barat juga selalu melaksanakan monitoring, supervisi, dan evaluasi terhadap kerja panitia pemutakhiran pemilih di lapangan dengan tim yang sudah dibentuk.

"Dengan monitoring ini kami selalu menampung permasalahan yang disampaikan petugas di lapangan dan memberikan solusi," katanya. *



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026