
Para Menlu ASEAN Rindukan Hubungan Solid dengan China

Hua Hin, (Antara/TNA-0ANA) - Para menteri luar negeri ASEAN sepakat bahwa hubungan antara negara-negara anggota kawasan Asia Tenggara dan China akan memainkan peran utama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Asia, kata seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Thailand. Sihasak Phuangketkeow, sekretaris permanen untuk urusan luar negeri, mengatakan bahwa 'ASEAN Foreign Ministers (AMM) Retreat', yang diselenggarakan oleh Thailand di kota resor selatan pada 13-14 Agustus, memusatkan perhatian pada persatuan di antara anggota ASEAN dan setuju bahwa pintu harus dibuka secara luas bagi China dengan harapan demi kode etik untuk menghindari konflik di Laut China Selatan. AMM Retreat adalah untuk mempersiapkan Pertemuan para Menteri Luar Negeri khusus ASEAN-China mendatang, yang diselenggarakan oleh China di Beijing pada 28-30 Agustus untuk memperingati ulang tahun ke-10 Kemitraan Strategis ASEAN-China. Sihasak mengatakan, negara-negara ASEAN akan membentuk Komite Koordinasi ASEAN setelah peluncuran Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) pada 2015 untuk bersama-sama memetakan prinsip panduan guna memperkuat masyarakat dan meningkatkan peran AEC di forum internasional. Negara-negara anggota juga sepakat bahwa kawasan ini harus dikembangkan berdasarkan Sasaran Pembangunan ASEAN dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupan rakyat yang berkualitas, meminimalkan kemiskinan di antara warga ASEAN dan mengembangkan standar kesehatan secara keseluruhan, katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
