Logo Header Antaranews Sumbar

Jalur Bukittinggi-Padang Macet Malam Ini

Senin, 12 Agustus 2013 20:29 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Bukittinggi, (Antara) - Arus lalu lintas kendaraan pemudik Lebaran 2013 di jalan provinsi dari arah Padang menuju Bukittinggi, Senin malam, terlihat macet. Pewarta Antara di lapangan melaporkan bahwa kemacetan tersebut mencapai puluhan kilometer karena ekor kemacetan itu, mulai dari Kota Padangpanjang sampai Bukittinggi. Dari Padangpanjang menuju Bukittinggi berjarak sekitar 30 kilometer, dalam keadaan normal hanya dibutuhkan waktu tempuh 30 menit perjalanan. Meningkatnya volume kendaraan hingga menimbulkan kemacetan didominasi roda empat dengan seri nomor polisi dari luar Sumatra Barat, yaitu B, BM, BH, dan lainnya. Kemacetan tersebut terjadi pada dua arah. Namun, lebih macet dari Kota Padang menuju Kota Bukittinggi karena jalur jalan Padang-Bukittinggi satu-satunya jalan lintas menuju Sumatra Utara dan Pekanbaru, Riau. Kemacetan tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan warga yang melintas di setiap perempatan jalan di sepanjang jalur lintas Padang Bukittinggi. Sejumlah aparat lalu lintas mulai dari Polres Padangpanjang dan Kota Bukittinggi dikerahkan guna mengatasi kemacetan. Namun, kemacetan tidak dapat terelakkan karena disebabkan meningkatnya volume kendaraan. Volume kendaraan roda empat yang meningkat tersebut tidak saja ukuran kecil, tetapi juga ukuran besar. Pengemudi Suhatman dengan tujuan Sumatra Utara menyebutkan bahwa kemacetan mulai dirasakan dari Malibo Anai, Kabupaten Padangpariaman. "Di Malibo Anai, Kabupaten Padang Pariaman itu kemacetan tak begitu parah. Kendaraan masih dapat berjalan dengan lancar," kata dia. Ia mengatakan bahwa kemacetan membuat kendaraan sulit bergerak mulai dari pertigaan Padangpanjang, tepatnya di bawah SPBU Padangpanjang. Akibat kemacetan itu, lanjut dia, waktu tempuh dari Padang menuju Bukittinggi bertambah 12 jam dari waktu biasanya hanya dua jam perjalanan. "Untuk ke Kota Bukittinggi saja sudah menghabiskan waktu 10 jam lebih dalam perjalanan. Tampaknya, jalur Padang-Bukittinggi ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah," kata dia. Jalur alternatif Padang-Bukittinggi melewati pertigaan Koto Baru menuju Sungaipuar dan tembus ke Tanjung Alam, Kabupaten Agam juga padat. Seorang sopir bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) Nando menyebutkan bahwa jalur alternatif untuk menuju Kota Bukittinggi dari Padang juga padat. "Jalur alternatif tersebut juga padat namun kendaraan dapat berjalan lancar. "Kemacetan terjadi pada jalur lintas Padang-Bukittinggi sudah sering terjadi setiap Lebaran," kata dia. (*/ham/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026