Logo Header Antaranews Sumbar

Wapres Ma'ruf Amin dialog dengan mahasiswa Indonesia di Mesir

Minggu, 6 November 2022 09:50 WIB
Image Print
Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat berdialog dengan mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir, Sabtu (5/11/2022). ANTARA/HO-BPMI Setwapres

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin berdialog dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir, di Wisma Duta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Mesir, Sabtu (5/11).

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu, pada kesempatan itu mahasiswa bernama Muhammad Ikramurrahman Amin dari Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, menyampaikan usulan penambahan asrama mahasiswa Indonesia di Mesir.

“Memang ada asrama yang dibangun di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun hanya memiliki kapasitas untuk 1.200 orang. Sedangkan jumlah mahasiswa Indonesia sekarang yang ada di Mesir sebanyak kurang lebih 12.000 orang. Maka dengan ini kami harapkan semoga ada asrama Indonesia baru lagi,” kata Ikram.

Ikram mengatakan perlunya pembangunan asrama baru bagi mahasiswa Indonesia di Mesir juga untuk melindungi dan menjaga mahasiswa dari segala tindakan kriminal mulai dari pencurian, penipuan penyewaan rumah, hingga kekerasan fisik yang terus meningkat setiap tahun.

“Salah satu kendala kami sebagai mahasiswa di sini adalah tingginya tingkat kriminalitas yang kami rasakan terkhusus kekerasan fisik, pembobolan rumah, penipuan penyewaan rumah, dan segala macam,” sebutnya.

Menanggapi usulan tersebut, Wapres pun berjanji akan menindaklanjutinya bersama dengan Duta Besar RI di Mesir.

“Usulan tentang asrama, saya menyambut baik usulan ini. Dan nanti Pak Duta Besar saya minta ini dimatangkan alasan-alasannya, pertimbangan rasionalnya semua,” kata Wapres.

Apabila pembangunan asrama ini terealisasi, sambung Wapres, ia mengusulkan untuk diberi nama Presiden RI saat ini yakni Joko Widodo.

“Mudah-mudahan ini saya akan sampaikan kepada Pak Jokowi supaya ini menjadi perhatian. Andaikata nanti bisa dibangun (namanya) bukan asramanya Ma’ruf Amin, tapi Joko Widodo,” tegasnya disambut tepuk tangan mahasiswa.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026