Logo Header Antaranews Sumbar

Phedopilia Spanyol yang Diampuni Maroko Ditangkap di Negaranya

Selasa, 6 Agustus 2013 13:47 WIB
Image Print

Madrid, (Antara/Reuters) - Polisi Spanyol telah menangkap seorang phedopilia yang diampuni oleh Raja Maroko Mohamed VI pekan lalu, kata sumber di Kementerian Dalam Negeri Spanyol, Senin. Daniel Galvan Vina, yang sedang menjalani hukuman 30 tahun diMaroko dan merupakan satu di antara 48 narapidana warga negara Spanyol yang memperoleh pengampunan raja atas permintaan Raja Spanyol Juan Carlos, ditangkap di kota bagian tenggara Murcia. Sebuah sumber di pengadilan mengatakan Galvan akan dihadirkan di salah satu pengadilan tinggi Spanyol, Audencia Nacional, Selasa pagi. Hakim kemudian akan memutuskan apakah Galvan akan dimasukkan ke penjara di Spanyol, menurut sumbernya. Kementerian Dalam Negeri Maroko dalam sebuah pernyataan mengonfirmasi jika Galvan telah ditangkap di Murcia setelah Kerajaan Afrika Utara itu mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap dirinya. Pengampunan itu dicabut oleh Raja Mohamed VI pada Minggu pascaprotes di depan parlemen pada Jumat atas keputusan pembebasan Galvan, yang telah memperkosa dan memfilmkan setidaknya 11anak-anak berusia antara empat hingga 15 tahun. Pejabat di Kementerian Luar Negeri Spanyol mengatakan Spanyol telah menyusun satu daftar tahanan yang akan diampuni dan daftar tahanan lain yang akan dipindahkan ke Spanyol. Maroko kemudian mengampuni semua orang-orang yang namanya ada dalam dua daftar itu, menurut Gonzalo De Benito. "Galvan Vina berada di salah satu daftar, daftar transfer. Pengampunan itu untuk semua 48 narapidana Spanyol yang muncul dikedua daftar," kata De Benito kepada radio Cadena Ser. Raja Mohamed VI, sebagaimana penguasa Timur Tengah lainnya, sering memberikan pengampunan kepada tahanan pada acara-acara khusus, seperti hari naik tahta pada 30 Juli lalu. Raja telah berjanji untuk melakukan penyelidikan atas pembebasan Galvan dan mengaku tidak tahu tingkat keseriusan pelanggaran yang dilakukan phedopilia itu ketika menyetujui pengampunan. Kerajaan Maroko mengatakan telah memecat kepala penjara HafidBen Hachem, salah satu tokoh senior di rezim Maroko yangtelah melayani Raja Mohamed VI dan ayahnya Hassan II. Departemen Kehakiman Maroko mengatakan sebelumnya pada Senin jika pihaknya telah mengirim dua pejabat senior ke Spanyol pada hari Selasa untuk membahas hal itu dengan mitranya di Kementerian Spanyol. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026