Logo Header Antaranews Sumbar

Raja Maroko Cabut Pengampunan bagi Phedopilia Spanyol

Senin, 5 Agustus 2013 14:04 WIB
Image Print

Rabat, (Antara/Reuters) - Raja Maroko, Minggu, mencabutpengampunan yang diberikan kepada seorang phedopilia Spanyol, setelah ratusan demonstran berunjuk rasa di depan gedung parlemen pada Jumat untuk memprotes keputusan itu. Phedopilia, yang diidentifikasi oleh Kementerian Luar Negeri Spanyol sebagai Daniel Galvan Vina, itu telah dijatuhi hukuman 30 tahun karena memperkosa dan memfilmkan sedikitnya 11 anak berusia empat tahun sampai 15 tahun. Sebuah pernyataan dari istana yang diumumkan oleh kantor berita negara pada Minggu mengatakan jika raja mencabut pengampunan itu dengan mempertimbangkan tingkat keseriusan kejahatan yang dilakukan si pelaku. Pernyataan itu juga mengatakan jika Menteri Kehakiman Maroko akan membahas masalah itu dengan mitranya dari Spanyol. Galvan meninggalkan negara itu pada Kamis, kata Menteri Kehakiman Mustapha Ramid, yang mengatakan jika yang bersangkutan dilarang menginjakkan kaki kembali ke Maroko. Tidak jelas jika pihak berwenang Spanyol akan menangkap ataumengekstradisi phedopilia itu untuk menjalani hukuman di Maroko. Pada Jumat, pengunjuk rasa yang marah menuntut agar pengampunan itu dicabut dan Galvan dibawa kembali ke Kerajaan Afrika Utara itu untuk menjalani hukuman penjara. Galvan adalah salah satu dari 48 orang narapidana warga negara Spanyol yang memperoleh pengampunan dari Raja Mohamed VI pada Selasa atas permintaan Raja Spanyol Juan Carlos, yang mengunjungi Maroko bulan lalu. Aktivis Maroko mengatakan mereka merencanakan lebih banyak aksi demonstrasi dalam beberapa hari mendatang. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026