Logo Header Antaranews Sumbar

Legislator Imbau Pemudik Agar Hidup Hemat

Selasa, 6 Agustus 2013 05:58 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Anggota DPR RI dari Fraki PDI Perjuangan Dewi Aryani mengimbau para pemudik yang merayakan Idul Fitri di kampung halamannya untuk membiasakan hidup hemat dengan cara menabung. "Tradisi mudik dari kota-kota besar ke kampung halaman, adalah tradisi yang sudah berlangsung lama dilakukan masyarakat di Indonesia," kata Dewi Aryani, melalui siaran persnya, Senin. Menurut dia, pada hari raya Idul Fitri suasana desa akan menjadi ramai dan perekonomian di desa pun akan menjadi semarak. Berbagai aktivitas mudik, kata dia, dilakukan dengan rasa bahagia, gembira, haru, dan sebagainya. "Namun setelah mudik Lebaran selesai, dan para pemudik kembali ke perantauannya di kota untuk kembali menjalani rutinitas sehari-hari dengan beban hidup yang berat," katanya. Menurut Dewi, kaum urban yang bekerja di kota sebagian besar harus berjibaku dalam mencari nafkah d tengah hiruk-pikuk suasana kota besar, sementara suasana desa kembali menjadi sepi. Anggota Komisi VII DPR RI ini menambahkan, apalagi pada Lebaran tahun ini, setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dampaknya sangat dirasakan masyarakat kecil. "Harga barang-barang kebutuhan pokok serta biaya transportasi juga naik tinggi," katanya. Menurut dia, dampak dari kenaikan harga BBM ini bukan tidak mungkin kaum urban yang bekerja sebagai buruh pabrik nantinya akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta mereka yang bekerja di sektor informal beban hidupnya makin berat. Dewi mengimbau kepada kaum urban untuk menyikapi kondisi saat ini untuk membiasakan hidup hemat dengan cara menabung. "Sekecil apapun pendapatannya menjelang Lebaran, sebaiknya di simpan sebagian. Jangan sampai seluruhnya dihabiskan pada saat mudik. Karena setelah Lebaran, mereka akan kembali menjalani hidup rutin," katanya. Ia menegaskan, agar pada Lebaran kali ini menjadi momentum bagi para pemudik untuk mulai membiasakan menabung. "Kita harus berani bekerja keras dan hemat untuk tetap bertahan," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026