
Kepala DSI: Mantan Biksu Nen Kham akan Menyerah pada Kamis

Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Kepala Departemen Investigasi Khusus (DSI) mengatakan mantan biksu Nen Kham, yang bermasalah, akan kembali ke Thailand dan menyerah kepada departemen itu pada 8 Agustus. Direktur Jenderal DSI Tharit Pengdit mengatakan, Sukit Poolkasemsri, pengacara biksu Wiraphon Sukphon, sebelumnya dikenal sebagai Luang Pu Nen Kham, menghubungi dia untuk mengatur penyerahan kliennya itu. Dia mengatakan waktu untuk penyerahan tersebut belum dikonfirmasi. Mantan biksu yang dicari oleh otoritas Thailand untuk menghadapi tuduhan dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Kejahatan Komputer dan untuk perkosaan seorang gadis di bawah umur. Dia dilaporkan berada di Amerika Serikat untuk sementara dan kemudian meninggalkan negara itu untuk ke lokasi yang tidak diketahui. Sukit mendesak tiga syarat untuk penyerahan kliennya yakni, mantan biarawan itu akan diserahkan langsung ke kepala DSI, dan departemen harus menjamin perlakuan yang adil baginya, dan dia harus diberikan kebebasan sementara. Tharit mengatakan permintaan perlakuan normal DSI bagi tersangka yang menyerahkan diri sendiri. Pembebasan sementara tergantung pada ikatan yang tepat dan tingkat tuduhan. Dia menambahkan bahwa terdakwa tidak boleh mengancam saksi dan dilarang meninggalkan negara itu. Tharit mengatakan ia telah diberitahu bahwa mantan biksu kontroversial itu kini berada di Laos. Dia bisa masuk ke Thailand dengan jalan darat melalui penyeberangan perbatasan Nongkhai. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
