
Saham Korsel Naik Didukung Pembelian Investor Asing

Seoul, (Antara/Xinhua) - Saham-saham Korea Selatan menunjukkan tren kenaikan untuk ketiga sesi berturut-turut pada Rabu, karena berlanjutnya pembelian saham-saham lokal oleh asing mengurangi aksi ambil untung oleh investor ritel. Indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 7,93 poin atau 0,42 persen menjadi ditutup pada 1.912,08 dengan volume perdagangan tercatat sebesar 316,06 juta saham senilai 3,45 triliun won (3,1 miliar dolar AS). Meskipun Wall Street ditutup bervariasi pada Selasa, berlanjutnya pembelian saham oleh investor asing dan institusi mendorong pasar meningkat. Investor asing membeli 181,1 miliar won saham, mempertahankan pembelian beruntun mereka untuk ketiga sesi berturut-turut. Investor institusi membantu pasar saham lokal menjaga momentum kenaikan, dengan membeli saham senilai 26,7 miliar won. Investor ritel sendiri menjual saham senilai 202,5 miliar won dalam upaya untuk mengunci keuntungan dari kenaikan baru-baru ini. Saham teknologi dan otomotif memimpin kenaikan KOSPI. Penggerak utama pasar Samsung Electronics naik 0,6 persen dan produsen mobil terkemuka Hyundai Motor naik 0,7 persen. Produsen komponen otomotif terbesar Korsel Hyundai Mobis naik 1,4 persen, dan produsen mobil nomor dua Kia Motors naik 0,2 persen. LG Electronics naik 2,3 persen setelah mengumumkan laba yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal kedua. Laba usaha perusahaan teknologi itu menurun sembilan persen dari setahun sebelumnya menjadi 479,3 miliar won (430 juta dolar AS) pada kuartal kedua, tetapi angka itu melampaui estimasi analis. Pendapatan kuartal kedua LG melonjak 10,1 persen menjadi 15,23 triliun won berkat penjualan yang kuat dari telepon pintar (smartphone) yang mencapai 12,1 juta unit pada kuartal tersebut, tertinggi dalam sejarah perusahaan. Perusahaan asuransi jiwa terkemuka Samsung Life Insurance turun 0,5 persen, dan operator nirkabel terbesar negara itu SK Telecom turun 0,9 persen. Kelompok perbankan terkemuka Shinhan Financial Group melemah 0,5 persen. Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.112,7 won terhadap greenback, naik 4,3 won dari penutupan Selasa. Harga obligasi berakhir lebih rendah. Imbal hasil surat utang negara tiga tahun naik 0,01 persentase poin menjadi 2,89 persen, tetapi pengembalian pada obligasi pemerintah 10-tahun bertambah 0,02 persentase poin menjadi 3,43 persen. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
