
Pemkot Bukittinggi gelar Bazar Murah Sembako antisipasi Inflasi
Rabu, 15 Juni 2022 17:20 WIB

Bukittinggi (ANTARA) -
Pemerintah Kota Bukittinggi didukung Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menggelar bazar murah sembako untuk menekan laju inflasi yang terjadi di pasar, kegiatan dilaksanakan di dua tempat yaitu halaman Dinas Pertanian dan Pangan serta halaman kantor Camat Guguak Panjang, Rabu.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Melwizardi didampingi Kabid Pangan, Nelfia menjelaskan bazar sembako murah ini dilaksanakan untuk menekan laju inflasi sejak beberapa hari terakhir karena harga cabai dan bawang terus mengalami kenaikan yang signifikan.
"Bazar itu merupakan langkah nyata kepedulian Wali Kota Bukittinggi untuk meringankan beban masyarakat dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti kenaikan beberapa bahan pangan di kota Bukittinggi," kata Melwizardi.
Ia menyebut untuk cabe harga eceran sudah mencapai Rp 110-120 ribu per kilogram, bawang mencapai Rp 50 ribu.
"Kenaikan itu sudah mencapai lebih dua kali jika dibandingkan saat puasa dan lebaran, Bazar murah sembako ini, terselenggara berkat dukungan Dinas Pangan Sumbar serta TP PKK Kota Bukittinggi," katanya.
Ia mengatakan ada beberapa item sembako yang dipasok langsung dari petani Bukittinggi dan Agam, selain itu juga ada yang dibawa oleh Dinas Pangan Provinsi Sumatra Barat, melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC).
“Dengan bazar ini yang didukung sepenuhnya oleh dinas pangan Provinsi Sumbar dengan menurunkan dua armada mobil TTIC dan TP PKK Bukittinggi, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memperoleh harga bahan pokok di bawah harga pasar dan tujuan lebih luas untuk lakukan intervensi pasar, jika harga masih tinggi, kita lakukan lagi kegiatan ini bersama OPD terkait lainnya,” katanya menjelaskan.
Pada bazar murah sembako yang diadakan, bawang merah besar dijual dengan harga Rp 17 ribu per kg.
Harga cabe per kilogram Rp 92 ribu, harga bawang kecil per kg Rp 40 ribu, selain itu juga ada minyak goreng, telur dan gula yang dijual lebih murah dari pasaran.
Ketua TP PKK Bukittinggi, Fiona Erman Safar, mengapresiasi kegiatan ini karena banyak warga yang mengeluh karena naiknya harga sembako, khususnya cabai, bawang dan minyak.
“Dengan gelar pangan murah ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memicu turunnya harga pasar yang paling utama adalah untuk menekan laju inflasi yang cukup tinggi d kota Bukittinggi," katanya mengakhiri.
Pewarta: Alfatah
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
