Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Bukittinggi lakukan verifikasi calon petani penerima Alsintan DPRD Sumbar

Kamis, 9 Juni 2022 14:42 WIB
Image Print
Verifikasi petani penerima bantuan Alsintan di Bukittinggi (Antara/HO-Pemkot)

​​​​​​​Bukittinggi (ANTARA) -

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) melakukan verifikasi lapangan bagi petani di daerah setempat yang dijadikan penerima Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Dana Pokir DPRD Sumbar anggaran 2022.
"Dalam rangka mewujudkan Bukittinggi Hebat di Sektor Pertanian sesuai visi dan misi Bapak Wali Kota Bukittinggi Erman Safar dan untuk mengurangi biaya produksi serta mempermudah proses usaha tani maka harus didukung oleh Alsintan yang memadai dan modern," kata Kepala Dinas DPP Bukittinggi, Melwizardi, Kamis.
Ia mengatakan pemerintah Kota Bukittinggi mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Ismet Amzis yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bukittinggi di periode lalu.
"Alhamdulillah, Bapak Ismet memberikan tujuh unit Alsintan melalui Dinas Pertanian dan Pangan pada tujuh kelompok tani yang ada di Kota Bukittinggi," kata dia.
Verifikasi dilakukan bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mandiang Koto Selayan yang dilakukan oleh Tim Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dari UPTD Balai Mekanisasi dan Sarana Prasarana Pertanian Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat.
"Sebelumnya Kelompok yang akan di CPCL telah melalui tahapan pengusulan Pokir berupa penyampaian proposal bantuan dengan syarat kelompok terdaftar di dalam Sistem Informasi Managemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan)," kata Melwizardi.
Simluhtan merupakan sistem informasi berbasis web yang dikembangkan Kementerian Pertanian, yang menyajikan data base Kelembagaan Penyuluhan Pertanian, Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dan Kelembagaan Petani atau KEP.
"Tahapan terakhir yaitu Verifikasi CPCL ke tujuh kelompok tani (Poktan) yang telah memenuhi syarat, kegiatan ini dilaksanakan bersama tiga orang Koordinator Penyuluh Kecamatan dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan," ujarnya.
Menurutnya, langkah itu untuk mengetahui secara langsung kondisi calon penerima bantuan dan kondisi lokasi tempat dan lahan pertaniannya.
"Bentuk bantuan berupa lima unit Kultivator dan dua Unit Traktor Roda dua 6,5 PK yang akan dikelola oleh kelompok tani, dan kemudian kelompok tersebut diberikan kewenangan untuk mengembangkan," kata dia.
Kelompok penerima yaitu Pontan Lubuak Berlian dan Gapoktan Campago di Kelurahan Campago Guguak Bulek, Poktan Kuta di Kelurahan Ladang Cakiah, Poktan Harapan 2 di Kelurahan Kubu Tanjung, Poktan Pabeloan di Kelurahan Pakan Labuah, Poktan Puding Mas di Kelurahan Aur Kuning dan Poktan Ngarai Saiyo di Kelurahan Kayu Kubu.



Pewarta:
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026