Logo Header Antaranews Sumbar

Mendag Tinjau Pasar Murah di Tangerang

Jumat, 19 Juli 2013 14:45 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan melakukan peninjauan pasar murah yang diselenggarakan pemerintah daerah di Kelurahan Buaran Indah, Tangerang, Banten, Jumat. "Penyelenggaraan pasar murah merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Perdagangan bersama Dinas Provinsi yang membidangi perdagangan di seluruh Indonesia dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga," kata Gita Wirjawan saat mengunjungi pasar murah di Kelurahan Buaran Indah, Tangerang, Banten. Dia mengatakan layaknya pasar murah di Kelurahan Mlatibaru, Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah, yang dihadiri jajaran Kemendag, Rabu (17/7), pasar murah di Tangerang juga menyasar kepala keluarga kurang mampu. Mekanisme penjualan sembako dilakukan melalui sistem pembelian kupon untuk menghindari penebusan ganda oleh satu keluarga. Berdasarkan keterangan Mendag, di lokasi pasar murah Tangerang, bahan kebutuhan pokok yang dijual meliputi 1.000 paket sembako dari beberapa ritel modern seperti Hypermart, Giant dan Alfamart, dengan isi bervariasi yakni mi instant, minyak goreng, gula pasir, sarden, tepung terigu, teh serta sirup. "Harga paket dijual seharga Rp20.000-Rp30.000 dari harga normal Rp40.000-Rp45.000. Selain itu, dijual juga minyak kemasan seharga 8.500 per liter, serta produk dari 15 UKM binaan Disperindagkop Kota Tangerang seperti sepatu, pakaian dan makanan olahan," paparnya. Harga sembako dalam pasar murah jauh lebih murah dibandingkan harga dipasaran. Berdasarkan pantauan Kemendag, harga di wilayah Banten per 18 Juli 2013, rata-rata harga beras IR 64ll Rp8.133 per kg, gula pasir Rp12.500 per kg, minyak goreng kemasan Rp12.167 per liter, dan minyak goreng curah Rp9.667 per liter.(*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026