Logo Header Antaranews Sumbar

Pelajar Malaysia Cidera Diserang Perampok di Mesir

Selasa, 9 Juli 2013 10:08 WIB
Image Print

Kuala Lumpur, (Antara) - Seorang pelajar Malaysia cidera di hidung dan punggungnya kena sabetan pisau oleh lima perampok di tengah kota Kaherah, Mesir, demikian dikutip harian Metro, Selasa. Dalam kejadian pada Senin (8/7) pukul 11 malam itu korban yang juga pelajar jurusan Syariah, Mohamad Mohd Azlan (21) dirampok oleh gerombolan tersebut ketika tengah berjalan pulang ke asrama pelajar Malaysia. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 200 meter dari asrama pelajar Malaysia di Haiyul Asyar. Seorang rekan korban Abdullah Afif Said (21) mengatakan peristiwa itu terjadi ketika mereka tengah berjalan pulang sebelum menyadari beberapa lelaki warga lokal mencoba menghampiri mereka. "Saya merasa tidak enak hati dan mempercepat langkah sebelum dua dari perampok itu menangkap seorang teman saya, Abdul Rahman Ahmad. Tiga lagi perampok yang muncul entah darimana kemudian menangkap Mohamad," katanya. Abdullah berhasil menyelamatkan diri. Namun Mohamad sempat dipukuli dan punggungnya disabet pisau sebelum akhirnya ia berhasil menyelamatkan diri dan mendapat bantuan dari para pelajar lain di asrama tersebut. Perompak hanya berhasil merampas dompet dan telepon seluler milik Mohamad. Sementara itu Presiden Persekutuan Melayu Republik Arab Mesir, Abdul Aziz Ali mengatakan kasus semacam itu sudah lama tidak terjadi. "Kejadian seperti ini sering terjadi ketika krisis politik setelah Hosni Mobarak dijatuhkan dan ribuan narapidana dilepaskan pemerintah untuk menimbulkan huru-hara," katanya. "Sampai saat ini situasi masih terkendali dan aksi kriminal ini diduga dilakukan segelintir pelaku yang berkeliaran lewat malam," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026