
APPBIPA Sumbar: Calon mahasiswa asing dibekali bahasa Indonesia sebelum kuliah

Padang (ANTARA) - Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Cabang Provinsi Sumatera Barat memprogramkan setiap calon mahasiswa asing yang ingin melanjutkan perkuliahan di perguruan tinggi daerah itu, terlebih dahulu akan dibekali bahasa Indonesia.
"Kami sudah mencanangkan program pelatihan untuk setiap calon-calon mahasiswa asing yang ingin melanjutkan perkuliahan di Sumbar, supaya bisa mengerti dan paham ketika saat materi kuliah diajarkan dosen," kata Ketua APPBIPA Cabang Sumbar Prof. Dr. Atmazaki, M.Pd disela-sela rapat kerja penyusunan program kerja dan pelantikan pengurus periode 2021-2025 berlangsung daring dan luring di Padang, Minggu.
Menurut dia, mungkin saja di Sumbar ada beberapa perusahaan yang merekrut pekerja asing, namun yang cukup potensial untuk pembekalan bagi calon mahasiswa asing tersebut.
Karenanya, ke depannya APPBIPA Sumbar akan bersinergitas dengan Balai Bahasa Padang, dan perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas.
Kenapa pembekalan itu penting bagi calon-calon mahasiswa asing tersebut, kata dia, karena tidak mungkin dalam perkuliahan dalam bahasa inggris kalau jumlah mahasiswa asing itu hanya dua atau tiga orang untuk satu lokal.
Justru itu, peran penting APPBIPA Sumbar menggagas program baik dalam betuk pelatihan kalau jumlahnya banyak, dan bila jumlah sedikit bisa dalam model tutorial nantinya dari para instruktur.
"Kita di APPBIPA Simbar sudah ada instruktur yang telah mendapatkan pembekalan atau mengikuti pelatihan untuk jadi pengajar BIPA tersebut. Ke depan, juga calon tenaga pengajar mahasiswa asing dilatih," ujar guru besar UNP itu.
Selanjutnya, program yang sudah direncanakan untuk empat tahun mendatang, menerbitkan artikel-artikel ilmiah terkait pengaran BIPA yang dipublikasikan pada jurnal.
Kemudian program bidang pengembangan dan penelitian akan difokuskan ke meneliti seputar pengajaran BIPA, tak hanya di Sumbar tetapi bisa tingkat nasional dan internasional.
"Cabang-cabang APPBIPA juga banyak terdapat diluar negeri sehingga anggota bisa melakukan penelitian. Titik fokusnya bahan ajar, matodologi belajar, media belajar dan evaluasi pembelajaran. Banyak sebenarnya yang bisa dilakukan," katanya.

Ketua Umum APPBIPA Pusat Dr. Liliana Muliastuti usai melantik secara daring dari Jakarta, memberikan arahan kepada pengurus yang berhadir secara luring di arena pelantikan di Padang.
Liliana mengharapkan kerja sama yang harmonis selama ini antara APPBIPA optimis bisa terus berjalan dalam upaya mengoptimalkan pengajaran BIPA baik skala nasional maupun internasional.
Jadi, teman-teman pengajar BIPA luar negeri berkerja sama dengan Kemendikbudristekdikti dan APPBIPA dalam negeri dengan lembaga dan Balai Bahasa.
Kini sudah terdapat 21 cabang APPBIPA, kata dia, terdiri atas 16 cabang dalam negeri, dan lima di luar negeri. Bahkan dalam waktu dekat akan diresmikan satu cabang lagi di Korea Selatan.
"Selamat kepada pengurus APPBIPA Cabang Sumbar, terus bersinergi dan ditunggu program-program kerjanya. Saya percaya afiliasi ini punya tanggung jawab yang tinggi,"ucapnya.
Dalam kesempatan itu, secara daring Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat Aminulatif, M.Pd menyampaikan sengat menyambut baik dan selamat kepada pengurus APPBIPA Cabang Sumbar telah dikukuhkan.
Menurutnya, dalam ranah pengembangan BIPA maka peran APPBIPA miliki posisi cukup stretegis, bersama Balai Bahasa, perguruan tinggi dan Dinas Pendidikan.
dan hendaknya sebasa Indonesia bisa menjadi bahasa persahabatan di dunia internasional.
"Balai Bahasa Sumbar siap untuk terus bersinergi dengan APPBIPA bagaimana supaya bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa persahabatan di dunia internasional,"katanya.***
Pewarta: Siri Antoni
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
