Logo Header Antaranews Sumbar

Kerry Hubungi Pemimpin Baru Qatar, Harapkan Kerja Sama

Rabu, 26 Juni 2013 14:35 WIB
Image Print
John Kerry. (en.wikipedia.org)

Kuwait City, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry telah berbicara dengan emir baru dan muda Qatar serta menyuarakan harapan untuk kerja sama lebih lanjut serta lebih aktif, kata seorang pejabat Rabu. Kerry, yang sedang berada dalam lawatan kawasan bertujuan untuk mengkoordinasikan dukungan kepada pemberontak Suriah, berbicara melalui telepon pada Selasa dengan emir baru, 33 tahun, Sheikh Tamimbin Hamad al-Thani, dan ayahnya Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani. Kerry mengatakan "dia berharap untuk bekerja dengan Sheikh Tamim karena kedua negara kami mempromosikan stabilitas, kemakmuran dan kemajuan regional dan global," kata seorang pejabat AS yang menemani Kerry dalam persinggahan terakhirnya di Kuwait. "Dia menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat akan terus menganggap Qatar sebagai mitra berhargai," katanya. Emir, yang telah berkuasa selama 18 tahun, turun tahta pada Selasa hanya dua hari setelah ia menerima Kerry di istananya. Kerry juga bertemu dengan Sheikh Tamim, merujuk kepadanya sebagai "pewaris" kerajaan kaya akan gas alam. Meskipun ukurannya kecil, Qatar telah memainkan peran regional yang berkembang dengan mendukung pemberontak melawan Presiden Bashar al-Assad dan sebelumnya mendukung pemberontakan di Libya. Qatar juga pangkalan dari jaringan TV pan-Arab Al-Jazeera. Presiden AS Barack Obama dalam satu pernyataan Selasa juga menyampaikan harapan terbaik kepada Sheikh Tamim yang berpendidikan Inggris dan ayahnya, mengatakan bahwa Amerika Serikat ingin "lebih memperkuat kerja sama kami di tahun-tahun mendatang" dengan Qatar. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026