
Bappenas Gandeng GGGI Kembangkan Green Growth

Jakarta, (Antara) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dalam mengembangkan program ekonomi hijau atau "green growth" sebagai upaya untuk mempercepat terwujudnya pertumbuhaan ekonomi yang berkelanjutan. "Program ini bertujuan untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan kelangsungan lingkungan hidup untuk mewujudkan masa depan yang berkelanjutan," kata Wakil Kepala Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo saat jumpa pers di Jakarta, Selasa. Lukita menuturkan, Pemerintah RI telah berkomitmen untuk mempromosikan pembangunan yang ramah lingkungan sebagaimana dinyatakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di berbagai kesempatan baik di dalam maupun di luar negeri. Esensi dari empat pilar pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah yaitu pro-growth, pro-job, pro-poor, dan pro-environment adalah pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata. "Program green growth merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen atau 41 persen dengan bantuan internasional pada 2020, dengan tidak mengorbankan pertumbuhan ekonomi," ujar Lukita. Sementara itu, Direktur Jenderal GGGI Howard Bamsey mengatakan pihaknya mendukung secara penuh pelaksanaan program green growth di Indonesia dengan memobilisasi bantuan teknis dan juga membangun kapasitas lokal dalam mendesain dan mengimplementasikan strategi green growth. Howard menyebutkan, program green growth tersebut terdiri dari tiga komponen yakni pengarusutamaan strategi green growth ke dalam perencanaan ekonomi dan pembangunan Indonesia, pemanfaatan pendanaan dari Reducing Emissions from Deforestation dan Forest Degradation (REDD+) untuk mengkatalisasi green growth, dan pengembangan strategi green growth di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. "Indonesia telah berkomitmen untuk melindungi lingkungan hidup, lama sebelum bergabung dengan GGGI. Di masa mendatang, hasil kerja sama ini diharapkan dapat menginspirasi negara-negara lain untuk mengikuti Indonesia dalam mengambil langkah nyata menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan keberlanjutan lingkungan," ujar Howard. Program green growth sendiri secara resmi akan diluncurkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S Alisjahbana pada Selasa malam ini. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
