Sekda Payakumbuh lulus seleksi sekretaris provinsi

id Seleksi Terbuka Pejabat,Lelang Jabatan Sumbar

Ilustrasi - Lelang Jabatan.

Padang, (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Benny Warlis menjadi satu-satunya calon dari kabupaten/kota yang terus melaju dalam seleksi terbuka untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat setelah dinyatakan lulus dalam tahap pemetaan potensi.

"Dari enam calon tersisa pada tahap ini, satu orang yaitu Yendri Thomas dinyatakan tidak lulus karena perolehan nilai kurang. Karena itu untuk tahap berikut hanya ada lima calon," kata ketua tim seleksi Hamdani yang dihubungi dari Padang, Sabtu.

Yendri Thomas adalah calon dari kabupaten/kota selain Benny Warlis. Ia pernah menjabat sebagai Sekda Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebanyak empat calon lain yang dinyatakan lulus adalah pejabat eselon II di Pemerintahan Provinsi Sumbar. Mereka masing-masing Kepala Bappeda Sumbar Hansastri memperoleh nilai tertinggi atau sangat baik, diikuti Kepala Dinas Dukcapil Sumbar Novrial dengan nilai sangat baik.

Selain itu, Kepala Dinas Sosial Sumbar yang saat ini menjabat Pejabat Wali Kota Sawahlunto Abdul Gafar dengan nilai baik dan Kepala Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Provinsi Sumbar yang juga menjabat Pelaksana Tugas Wali Kota Padang Alwis.

Selanjutnya, calon yang lulus akan mengikuti tes kesehatan, mulai dari kesehatan fisik, jiwa, dan bebas narkoba di Rumah Sakit M. Djamil, Senin (9/4).

Bersamaan dengan proses itu, tim seleksi juga meminta masukan dari masyarakat terkait dengan rekam jejak kelima calon sekretaris daerah provinsi itu.

Partisipasi masyarakat tersebut, katanya, dapat disampaikan melalui email yang disediakan tim pada website Sumbarprov.go.id.

"Tim akan menilai, jika memang calon tersebut terbukti pernah melakukan perbuatan tidak terpuji, tim memiliki kewenangan untuk membatalkan kepesertaan calon," ujarnya.

Masyarakat diberikan batas waktu hingga 13 April 2018 untuk memberikan masukan kepada tim.

Peserta seleksi sekretaris daerah provinsi tersebut, sebelumnya ada tujuh calon. Pada seleksi administrasi satu peserta gagal, yakni Kepala Inspektorat Sumbar Mardi karena belum ikut PIM II. Pada tahap pemetaan potensi ada enam calon dan terakhir tersisa menjadi lima nama.

Selanjutnya peserta akan mengikuti tahapan tes kesehatan pada 9 April mendatang, penyampaian makalah tertulis pada 16 April, dan wawancara pada 23 April 2018. Tes berakhir pada 30 April untuk pengusulan oleh Gubernur Sumbar ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

Tim seleksi terdiri atas Ketua Hamdani, Staf Ahli Kemendagri, Wakil Ketua Ali Asmar dari Pemprov Sumbar, sedangkan anggota M. Shadiq Pasadigoe (Kemenpan-RB), Prof. Sufyarma Marsidin dan Prof. Damsar (akademisi).
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar