Logo Header Antaranews Sumbar

Lebih 90 Persen Pengungsi Yaman Pulang

Selasa, 11 Juni 2013 14:01 WIB
Image Print

PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Badan kemanusiaan PBB mengatakan ratusan ribu orang Yaman yang dipaksa menyelamatkan diri dari Provinsi Abyan di Yaman Selatan telah pulang ke rumah mereka, kata juru bicara PBB kepada wartawan di Markas PBB, New York, Senin. "Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyatakan lebih dari 90 persen orang yang menjadi pengungsi di dalam negeri dari Abyan di Yaman telah pulang ke rumah mereka," kata Martin Nesirky, Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, dalam taklimat harian. "Kantor kemanusiaan tersebut menyatakan kerusuhan yang berkurang, ketersediaan barang dasar dan berlanjutnya sebagian layanan dasar telah mendorong rakyat untuk pulang," kata Nesirky. "Namun mereka masih memerlukan bantuan berupa tempat berteduh dan kehidupan pertanian," kata Nesirky, yang mengutip laporan OCHA, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa siang. Dalam beberapa tahun belakangan, Yaman secara serentak menghadapi konflik bersenjata internal yang kadangkala meletus di bagian utara, kemunculan kembali gerakan separatis di bagian selatan dan gerilyawan fanatik yang kian aktif di bagian selatan serta tempat lain. Menurut OCHA, antara Mei 2011 --ketika gerilyawan pertama kali merebut kekuasaan atas Abyan-- dan pada Mei 2012, saat pasukan pemerintah melancarkan serangan balasan, lebih dari 200.000 orang dipaksa mengungsi dari provinsi tersebut. Pada Juni 2012, militer menyatakan mereka telah mengusir gerilyawan yang memiliki kaitan dengan Al Qaida, yang menguasai kebanyakan wilayah itu. Sejak Desember, keadaan secara bertahap membaik. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026