KPU serahkan 968 unit thermogun ke Pemkab Tanah Datar

id berita tanah datar,berita sumbar,gun

KPU serahkan 968 unit thermogun ke Pemkab Tanah Datar

KPU serahkan 968 unit thermogun ke Pemda Tanah Datar. (Antarasumbar/Istimewa)

Thermogun yang kita serahkan ini merupakan salah satu alat pelindung diri yang kita manfaatkan sewaktu hari pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2020,
Batusangkar (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat menyerahkan sebanyak 968 unit alat pengukur suhu tubuh atau thermogun ke pemerintah kabupaten itu.

Sekretaris KPU Tanah Datar, Sonata di Batusangkar, Senin, mengatakan penyerahan thermogun tersebut diharapkan bisa membantu pemerintah dalam penanggulangan COVID-19.

"Thermogun yang kita serahkan ini merupakan salah satu alat pelindung diri yang kita manfaatkan sewaktu hari pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2020, dan diharapkan bisa membantu pemerintah Tanah Datar dalam menanggulangi COVID-19," katanya.

Ia mengatakan meski sebanyak 968 untuk thermogun tersebut sudah digunakan pada pelaksanaan pilkada tapi barang itu dalam keadaan baik dan layak pakai.

Pihaknya bersedia bersama pemkab atau instansi terkait siap untuk melakukan pengecekan kembali terhadap kondisi barang yang akan diserahkan.

"Kita siap bersama instansi terkait untuk lakukan pengecekan ulang kondisi alat sebelum

diserahkan, sehingga alat ini memang memberi manfaat kepada kita semua," ujarnya.

Pelaksana harian (Plh) Bupati Tanah Datar, Irwandi mengatakan semoga bantuan thermogun dari KPU ke pemkab diharapkan memutus penyebaran COVID-19.

"Terima kasih atas bantuan ini, semoga bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan Insya Allah akan kami distribusikan kepada pihak yang butuh, seperti sekolah-sekolah," katanya.

Ia mengatakan pasca penyerahan barang tersebut pihaknya juga sepakat akan periksa ulang kelayakan dan keadaan thermogun tersebut.

"Kita tentu yakin semua alat masih sangat layak dan baik untuk dimanfaatkan lagi karena hanya dipakai saat pilkada, namun dalam menghindari hal yang tidak diinginkan maka akan kita akan

lakukan pengecekan kelayakan," katanya.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar