
Solok Selatan siap bantu pemulihan UKM, sejumlah program bakal digelar

Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat akan membantu UKM pengembangan usaha dan pembangunan sarana prasarana sebagai upaya pemulihan ekonomi yang terdampak COVID-19.
"Anggaran untuk bantuan sarana prasarana serta pengembangan usaha mikro sebesar Rp80 juta. UKM penerima akan diseleksi sesuai kriteria," kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Azizah Mutia, di Padang Aro, Kamis.
UKM yang akan menerima bantuan pemulihan ekonomi ini adalah mereka yang sudah mengikuti pelatihan dan di Solok Selatan ada 95 UKM.
"Mereka akan diseleksi," ujarnya.
Selain itu, katanya juga ada pelatihan untuk UKM dan Koperasi sebanyak lima kali dengan anggaran Rp390,4 juta berasal dari APBN.
"Khusus pelatihan UKM ada tiga kali yang bersifat keahlian, kewirausahaan dan pemasaran sistem daring," ujarnya.
Khusus untuk pemasaran daring, sudah ada UKM binaan binaan Solok Selatan yang membuat aplikasi khusus jual beli pangan dengan nama "pangan pedia".
"UKM ini bekerjasama dengan petani sayur dan kebutuhan pokok lainnya dan harganya juga sesuai harga pasar," ujarnya.
Sedangkan pelatihan bagi pelaku UKM dan pengurus koperasi akan dilaksanakan mulai April 2021.
Dia menyebutkan program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM ) pada 2021 kemungkinan masih berlanjut hanya saja menunggu instruksi dari Kementerian.
Untuk jumlah UKM di Solok Selatan yang tersedia sebanyak 16.757 tetapi validasinya harus di cek ulang karena ada yang ganda.
Pada 2020 UKM Solok Selatan memperoleh bantuan BPUM sebanyak 9.161 UKM yang merupakan usulan dari Pemkab dan pengusul lainnya seperti Bank maupun Koperasi.
2020
"Untuk realisasi penerima BPUM Solok Selatan masuk 10 besar terbanyak di Sumbar," ujarnya. (*)
Pewarta: Erik Ifansyah Akbar
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
