UNP berkomitmen kembangkan desa wisata

id UNP, wisata, payo, kota solok, rektor

UNP berkomitmen kembangkan desa wisata

Temu ramah antara UNP dengan Kadis Pariwisata Sumbar beserta Tim Juri Desa Wisata terbaik 2020 pada Jumat (13/11). (Antara/ist)

Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) khususnya Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) berkomitmen dalam pengembangan dan pendampingan desa wisata. Komitmen tersebut dibuktikan saat FPP UNP ditunjuk menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendampingi salah satu desa wisata yang ada di Kota Solok dalam rangka penilaian pendampingan desa wisata oleh Kemenparekraf yaitu Payo yang terletak di Kelurahan Tanah Garam.

Visitasi Perguruan Tinggi tersebut dilakukan selama dua hari pada 13-14 November 2020, kata

Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D pada Jumat.

"UNP sangat berkomitmen terhadap pengembangan dan pendampingan desa wisata, ini merupakan salah satu tugas pokok dan fungsinya dosen di bidang pengabdian masyarakat," katanya.

Ia mengatakan Payo merupakan sebuah destinasi wisata yang belum digarap dengan baik kemudian FPP UNP lah yang menjadikan Payo sekarang ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar daerah.

Sementara itu, Tim juri pendampingan desa wisata dari Kemenpar RI, Dr. Diana Simanjuntak mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan visitasi Perguruan Tinggi tersebut untuk menilai peran Perguruan Tinggi dalam melaksanakan Pendampingan dan pengembangan bagi masyarakat yang ada di desa wisata tersebut.

"Kesungguhan Pimpinan UNP sangat di apresiasi karena UNP sangat konsisten dalam pendampingan dan pengembangan desa wisata tersebut," ungkapnya.
Obyek wisata Payo (Antara/ist)
Lebih lanjut, Kadis Pariwisata Sumbar Novrial menyatakan sangat mendukung pelaksanaan pendampingan dan pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh FPP UNP.

"Saya berharap UNP dalam hal ini FPP bisa menjadi Perguruan Tinggi terbaik dalam pendampingan dan pengembangan desa wisata," sebutnya.

Ia juga berharap dengan adanya desa wisata ini diharapkan Kota Solok bisa menyangga wisata di Sumatera Barat bagian Selatan.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar