Logo Header Antaranews Sumbar

Warga Koto Malintang Agam bersihkan Danau Maninjau

Selasa, 3 November 2020 16:14 WIB
Image Print
Sejumlah siswa SD di Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam sedang mengumpulkan plastik di dalam Danau Maninjau, Selasa (3/10). (antarasumbar/Yusrizal.)
80 orang itu membersihkan limbah rumah tangga berupa plastik, kemasan minuman, enceng gondok dan lainnya,

Lubukbasung (ANTARA) - Sekitar 80 orang warga Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan gotong royong untuk membersihkan Danau Maninjau dari limbah rumah tangga dalam mengurangi pencemaran di danau vulkanik itu, Selasa.


Wali Nagari Koto Malintang, Naziruddin di Lubukbasung, Selasa, mengatakan gotong royong itu melibatkan anggota Dasa Wisma Angrek Putih, pembudidaya ikan, warga, siswa SDN 39 Koto Malintang dan SD Muhammadiyah Koto Malintang.


"80 orang itu membersihkan limbah rumah tangga berupa plastik, kemasan minuman, enceng gondok dan lainnya," katanya.


Ia mengatakan, pembersihan itu dimulai dari pemukiman sampai ke tepi Danau Maninjau di Talao, Jorong Rambai.


Gotong royong itu dimulai dari SDN 39 Koto Malintang, pemukiman warga, SD Muhammadiyah dan tepi danau.

Sejumlah siswa SD di Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam sedang mengumpulkan plastik di dalam Danau Maninjau, Selasa (3/10). (antarasumbar/Yusrizal.)


Saat di tepi Danau Maninjau, seluruh peserta mengumpulkan plastik, kemasan minuman dan enceng gondok.


"Limbah rumah tangga dan enceng gondok yang berhasil dibersihkan sekitar 10 ton dan dikumpulkan ke dalam kontainer. Setelah itu limbah itu langsung di buang ke Tempat Pembuangan Akhir Sungai Jariang, Kecamatan Lubukbasung," katanya.


Ia menambahkan, gotong royong itu dalam rangka mengurangi beban pencemaran di Danau Maninjau dari limbah rumah tangga dan limbah keramba jaring apung.


Ini dilakukan karena kondisi danau vulkanik itu dalam kondiai tercemar berat. Apabila tidak disikapi, maka Danau Maninjau tidak bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.


Untuk itu, pihaknya mendorong Dasa Wisma Angrek Putih untuk mengerakkan gotong royong tersebut dengan melibatkan siswa SD dalam menanamkan kepedulian lingkungan semenjak dini.


"Kita berharap ada bantuan dana dari pemerintah, perusahaan untuk mesin pengolah plastik dan pembentukan bank sampah," katanya.


Sementara Wakil Ketua Dasa Wisma Angrek Putih, Cicita Trepoti menambahkan kepedulian lingkungan itu telah ditanam dari lingkungan rumah.


Kedepan, tambahnya Dasa Wisma bakal mengerakkan seluruh dasa wisma di Kecamatan Tanjungraya untuk melakukan gotong royong dalam membersihkan danau.


"Gotong royong ini kita agendakan setiap bulan dengan harapan pencemaran danau itu akan berkurang," katanya. ***1***




Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026