
Mesir Laporkan 350 Lagi Kasus Keracunan Makanan

Kairo, (Antara/Xinhua-OANA) - Mesir, Ahad (5/5), mengumumkan sebanyak 350 lagi dugaan kasus keracunan makanan di tiga gubernuran di seluruh negeri tersebut, kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan kepada Xinhua. "Ada dugaan 38 kasus keracunan makanan di Gubernuran Sinai Utara, 309 di Gubernuran Ismailia, dan tiga di Gubernuran Port Said," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Yahya. Pejabat itu memberitahu Xinhua semua pasien telah dibawa ke beberapa rumah sakit dan 231 di antara mereka telah diobati dan diperkenankan pulang sementara 119 pasien masih dirawat. "Semua pasien telah menderita diare, mulas, muntah dan demam cukup tinggi," kata Moussa dari Kementerian Kesehatan sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan kementerian itu menaikkan tingkat siaga di berbagai rumah sakit pemerintah di Gubernuran Sinai Utara, Ismailia, Port Said, Sharqyia dan Suez. Peristiwa tersebut terjadi sehari setelah 25 mahasiswa "diduga" keracunan di asrama Universitas Al-Azhar, yang telah dua kali menghadai peristiwa semacam itu pada April. Pada 1 April, lebih dari 500 mahasiswa Universitas Al-Azhar jatuh sakit, setelah mengkonsumsi ayam yang sudah busuk, sementara sedikitnya 179 mahasiswa lagi jatuh sakit setelah menyantam makan siang dengan menu yang meliputi ikan tuna yang sudah rusak di universitas yang sama pada 29 April. Peristiwa pertama pada 1 April berakhir dengan pemecatan Rektor Universitas Al-Azhar Osama Al-Abd. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
