Solok Selatan nonaktifkan posko perbatasan

id Posko

Solok Selatan nonaktifkan posko perbatasan

Posko perbatasan Solok Selatan dengan Dharmasraya tepatnya di Log Batu Sandi yang sudah ditutup oleh gugus tugas mulai hari ini. (ANTARA SUMBAR/Erik Ifansya Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solok Selatan,Sumatera Barat menonaktifkan posko-posko penjagaan di perbatasan dengan Kabupaten Solok dan Dharmasraya sesuai Peraturan Gubernur Sumbar tentang pelaksanaan tatanan normal baru dan pengurangan pembatasan di berbagai sektor.

"Hari ini secara resmi posko berbatasan dengan Kabupaten Solok dan Dharmasraya telah dinonaktifkan dan kami sudah menyurati jajaran TNI, Polri, serta berbagai OPD, terkait pengembalian personil dan peralatan pendukungnya ke instansi masing-masing", Sekretariat gugus tugas yang juga Kalaksa BPBD Solok Selatan Richi Amran di Padang Aro, Sabtu.

Posko perbatasan yang dinon aktifkan yaitu Kabupaten Solok-Solok Selatan tepatnya di Ulu Suliti.

Dua posko lagi yaitu di perbatasan PT BPSJ SS1 (jalur Madiak menuju Dharmasraya dan batas Jambi), serta Posko di Batas Solok Selatan-Dharmasraya, di Jorong Log Batu Sandi, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo

Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih serta permohonan maafnya kepada masyarakat dan semua pihak, dalam pelaksaan tugas di pos pos perbatasan selama hampir 2,5 bulan.

"Terima kasih atas dukungan masyarakat dan semua pihak kepada tugas gugus tugas di pos-pos perbatasan dan kami juga mohon maaf atas kesalahan yang tidak di sengaja," ujarnya.

Dia menyebutkan, untuk posko perbatasan antar Propinsi yaitu dengan Kerinci Jambi tidak ditutup dan penjagaannya dijalankan oleh Pemprov beserta pihak terkait lainnya.

Pos perbatasan dengan Provinsi lain tetap melakukan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang akan keluar masuk ke Sumbar.

Selama tatanan normal baru masyarakat di imbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan alat perlindungan diri seperti masker.

"Tetap patuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan serta memutus mata rantai COVID-19," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar