Logo Header Antaranews Sumbar

Atasi perilaku menyimpang, LKAAM Sumbar minta ninik mamak dilibatkan

Selasa, 16 Juni 2020 20:17 WIB
Image Print
Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat M Sayuti Dt Rajo Pangulu saat mengukuhkan pengurus LKAAM Limapuluh Kota, Selasa. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat M Sayuti Dt Rajo Pangulu menilai perilaku menyimpang yang ada di masyarakat bisa cepat diselesaikan ketika Niniak Mamak dilibatkan.

Hal ini disampaikannya seusai melantik Pengurus LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota periode 2020-2025 di Rumah Dinas Bupati, Labuah Basilang, Kota Payakumbuh, Selasa.

"Yang mempunyai kemenakan itu dia, tapi orang lain yang mengurusnya, tentu susah. Di sini dibutuhkan peran Niniak Mamak dalam mengatasi perilaku menyimpang," kata dia.

Ia menyebutkan hal ini juga harus didukung dengan dilaksanakannya hukum adat di setiap nagari. Terlebih di masa ini tantangan yang harus dihadapi lebih besar.

"Jadi Pemerintah Daerah, Kepolisian, Tentara memfasilitasi. Biarkan niniak mamak yang menyampaikan ke kemenakannya," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini LKAAM sudah ada di hampir seluruh daerah yang ada di Sumbar, kecuali Kabupaten Mentawai. Sehingga LKAAM bersama niniak mamak yang ada di nagari dapat memperkuat filosofi 'Adat Basandi Syarak dan Syarak Basandi Kitabullah'.

"Dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, polres dan kodim dengan LKAAM kita yakin, pembinaan generasi muda akan lebih baik," sebutnya.

Untuk kepengurusan LKAAM di Limapuluh Kota, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 03/PP/LKAAM-SB/II/2020 tentang pengukuhan komposisi dan personalia pimpinan daerah, Efianto Nawi Dt Tumbi dipercaya menjabat sebagai ketua. Kemudian Zulhikmi Dt Rajo Suaro. Azrul Aziz Dt Karongkong, Hidwan Reta Dt Mangkuto, sebagai wakil ketua.

Selanjutnya, Syamsu Akmal Dt Panduko Tuo sebagai sekretaris, Muhammad Suardi Dt Rajo Pangulu Nan Panjang, Sopinar Dt Damuanso Nan putih, serta Hasnul Dt Tumbi Rajo sebagai bendahara.

Dikesempatan yang sama Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengatakan LKAAM merupakan mitra dari pemerintah untuk membangun daerah menjadi lebih baik.

Peran niniak mamak terhadap kemenakan sangatlah penting dalam pembangunan nilai-nilai adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat di kabupaten.

"Kami dari pemerintah daerah siap memberikan dukungan kepada LKAAM Limapuluh kota dalam menerapkan beberapa programnya," sebutnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026