
Menpora Ajak Pemuda Lanjutkan Pengembalian Papua

Sorong, Papua Barat, (Antara) - Menpora Roy Suryo mengajak para pemuda Papua untuk melanjutkan dan terus menggelorakan semangat para pejuang dalam upaya mengembalikan Irian Barat ke dalam wilayah NKRI. "Pemuda harus melanjutkan dan menggelorakan semangat para pejuang dalam mengembalikan Irian Barat (Papua-red) ke dalam NKRI," katanya dalam seminar nasional "Mau Kemana Papua" di Kota Sorong, Papua Barat, Rabu. Roy menyatakan bahwa publik Indonesia selama ini hanya ingat dan memperingati 1 Mei dari peristiwa yang terjadi di negara lain (May Day). "Kita memang menghormati peringatan itu," katanya. Namun, kata Roy, ada peristiwa yang terjadi pada 1 Mei 1963 yang juga sangat penting untuk diperingati, yaitu kembalinya Irian Barat ke dalam wilayah NKRI. "Itu peristiwa penting dan asli Indonesia," katanya. Roy menyatakan berdasarkan data dan fakta, tidaklah mudah mengembalikan Papua ke wilayah NKRI. Kehadiran Bung Karno dalam rangkaian kunjungan ke Papua untuk mengunjungi beberapa tempat pada 4-6 Mei 1963 tentu harus dilalui dengan perjuangan tidak ringan. "Beda dengan alat transportasi sekarang, saya tadi malam berangkat ke sini, tadi pagi sudah sampai di Kota Sorong," katanya. Roy mengemukakan Papua memiliki potensi besar dan pemuda harus berperan dalam pengelolaan berbagai potensi itu. "Saya ajak para pemuda untuk membangun dan mengisi Indonesia karena maju mundurnya negara yang kita cintai, berkibar mundurnya negara ini, tak bisa langeng, tanpa pemuda," katanya. Seminar nasional dalam rangka 50 tahun kembalinya Irian Barat ke NKRI itu dibuka Ketua DPD RI Irman Gusman dan diawali laporan ketua panitia penyelenggara Jimmy Demianus Ijie. Acara diawali menyanyikan Indonesia Raya pada pukul 12.30 WIT atau sama waktunya dengan saat pertama kali lagu kebangsaan dinyanyikan pertama kali di bumi Papua pada 1 Mei 1963. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
