Persediaan elpiji di Agam aman selama lebaran

id elpiji bersubsidi,pasoka elpiji agam,pertamina

Persediaan elpiji di Agam aman selama lebaran

Pekerja menurunkan tabung gas elpiji bersubsidi dari kendaraan saat pendistribusian ke salah satu pangkalan di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (14/5/2020). Pemerintah melalui Pertamina menjamin ketersediaan elpiji bersubsidi saat pandemi COVID-19 dan jelang lebaran mendatang. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/aww.

​​​​​​​Lubukbasung,   (ANTARA) - Persediaan gas elpiji tiga kilogram di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, aman selama Idul Fitri 1441 Hijriah, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Agam, Nelfia Fauzana di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan kuota gas elpiji tiga kilogram di Agam 10.338 matrik ton atau 3.445.667 tabung selama 2020

"Gas itu tersedia di 213 pangkalan elpiji di 16 kecamatan di daerah itu," katanya.

Apabila kuota habis saat lebaran, pihaknya akan menyurati PT Pertamina untuk menambah kuota ke daerah itu atau melakukan operasi pasar.

Operasi pasar itu, tambahnya akan dilakukan apabila ada keluhan dari masyarakat terkait langkahnya LPG dan mahalnya harga LPG tersebut.

Ini berdasarkan hasil koordinasi pihaknya dengan pihak Pertamina. Mereka akan melakukan operasi pasar apabila ada keluhan dari masyarakat.

"Elpiji itu akan dititipkan di pangkalan dalam mengantisipasi titik kumpul saat COVID-19," katanya.

Saat ini, harga jual LPG tiga kilogram untuk ditingkat pangkalan dengan harga Rp18.000 sesuai dengan HET dari Gubernur Sumbar sekitar Rp18.000 pertabung.

Tekait persediaan bahan bakar minyak, Nelvi mengatakan bahan bakar minyak aman saat lebaran karena kuota premium 500 kilo liter per bulan, pertalite 2.400 kilo liter per bulan, pertamax 550 kilo liter per bulan.

Untuk biosolar 1.700 kilo liter per bulan dan dexlite 50 kilo liter per bulan. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar