Logo Header Antaranews Sumbar

Bakti BCA Unggulkan Pengembangan Pariwisata Berbasis Desa

Sabtu, 27 April 2013 20:39 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Bakti BCA menjadikan usaha pengembangan pariwisata berbasis desa dan pemberdayaan masyarakat sebagai program unggulan dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial PT Bank Central Asia Tbk (BCA). "Program tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi komunitas atau masyarakat setempat seiring dengan keunggulan sistem pembayaran BCA," ujar Sekretaris Perusahaan BCA, Inge Setiawati dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu. Inge mengatakan usaha pengembangan pariwisata itu lebih banyak untuk menarik kunjungan wisatawan. Pengembangan dan pemberian bantuan ini akan memberikan dampak pemerataan pembangunan hingga tingkat desa dan mengangkat tingkat perekonomian masyarakat. "Jadi pembangunan wisata pedesaan ini dimaksudkan agar masyarakat desa sadar dan mau memperbaiki dirinya mempergunakan kepariwisataan sebagai alat, baik itu untuk peningkatan kesejahteraan, maupun pelestarian nilai-nilai budaya-adat setempat," ujar Inge. Bakti BCA merupakan bagian dari BCA untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR)di Indonesia. Bakti BCA mengembangkan beberapa program kepedulian sosial, antara lain dalam bidang pendidikan, kesehatan, budaya dan lingkungan. Inge mengatakan berpijak pada konsep pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, BCA bersama dengan masyarakat setempat meresmikan bantuan pemberdayaan masyarakat di Gua Pindul Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan secara simbolis jaket pelampung kepada petugas lapangan, yang dilakukan Komisaris Independen BCA, Cyrillus Harinowo, Sekretaris Perusahaan BCA, Inge Setiawati dan Kepala Dusun Gelaran II Desa Bejiharjo, Tukino. BCA juga melakukan kunjungan ke sekolah SMAN 1 Karangmojo yang juga merupakan sekolah terintegrasi binaan Bakti BCA. Sementara itu Cyrillus Harinowo mengatakan BCA telah melayani masyarakat selama lebih dari 56 tahun dan menjadi bagian dari masyarakat. "Perseroan optimistis dengan memberikan dukungan kepada masyarakat dan dapat menciptakan kesuksesan bersama," ujar Cyrillus. Selain itu juga BCA menjalin kemitraan strategis dengan komunitas setempat yaitu Karang Taruna Omah Pasinaon dengan mengadakan program berupa pengembangan pengetahuan dan ketrampilan anak-anak dalam suasana yang gembira antara lain taman bacaan, pembelajaran tambahan bagi murid-murid SD, ketrampilan bagi anak usia TK dan SD, belajar budaya (seperti gamelan, karawitan, musik lesung). Kepala Dusun Gelaran II Desa Bejiharjo, Tukino mengungkapkan kehadiran dan dukungan BCA di wilayahnya memberikan dorongan bagi masyarakat dan pemerintah untuk bekerja sama dalam meningkatkan perekonomian dan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih asri, indah dan nyaman. Menurut doa, objek wisata Goa Pindul memiliki prospek yang cerah dan menjadi penyangga ekonomi utama di Desa Bejiharjo pada khususnya dan di Yogyakarta pada umumnya. Desa ini berpenduduk lebih dari 16.000 orang dan merupakan desa berpenduduk terbanyak di Kecamatan Karangmojo. Sebagian besar merupakan petani, namun banyak pula yang menjadi pengrajin, PNS, maupun berwiraswasta. Desa ini terdiri atas 20 dusun, dengan luas wilayah 2.200,94 hektare di mana 25 persen merupakan hutan negara. Desa Bejiharjo merupakan desa terbesar di Kecamatan Karangmojo. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026