Logo Header Antaranews Sumbar

Negara anggota OKI diminta agar bantu negara-negara Muslim yang rentan COVID-19

Kamis, 23 April 2020 09:55 WIB
Image Print
Anggota delagasi negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) meninjau alat penelitian milik PT Bio Farma (persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/10/2019). Kunjungan tersebut ditujukan untuk mengetahui proses pengemasan dan uji kualitas vaksin dalam rangka pelatihan penanganan sistem rantai dingin bagi delegasi negara OKI. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama.
Kami meminta semua negara anggota dan organisasi untuk menunjukkan solidaritas mereka dengan negara-negara anggota di Afrika,

Riyadh (ANTARA) - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendesak negara-negara anggotanya agar membantu negara-negara Muslim yang sedang berjuang memerangi pandemi virus corona penyebab COVID-19, khususnya di Afrika.

Komite eksekutif dari kelompok beranggotakan 57 negara itu, setelah pertemuan virtual, juga meminta negara-negara anggota untuk membantu menjembatani kekurangan pasokan medis penting, terutama alat uji dan peralatan pelindung.

"Tidak ada negara yang dapat menangani kerusakan dan berbagai tantangan yang dihadirkan oleh virus corona jenis baru," menurut pernyataan OKI.

"Kami meminta semua negara anggota dan organisasi untuk menunjukkan solidaritas mereka dengan negara-negara anggota di Afrika."

OKI yang berbasis di Jeddah juga menggemakan seruan PBB untuk gencatan senjata di daerah konflik untuk memungkinkan pengiriman bantuan, khususnya Yaman, yang sejauh ini hanya melaporkan satu kasus positif COVID-19.

Perang selama lima tahun yang berlangsung di Yaman telah menghancurkan sistem kesehatan dan meninggalkan jutaan orang rentan terhadap penyakit.

Reuters



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026