Logo Header Antaranews Sumbar

Spanyol Tangkap Dua Tersangka Militan

Rabu, 24 April 2013 07:11 WIB
Image Print

Madrid, (Antara/Reuters) - Spanyol menahan dua orang yang dituduh memiliki hubungan dengan jaringan Al Qaida Afrika Utara, kata pemerintah, Selasa, setelah penyelidikan selama lebih dari setahun. Seorang Aljazair yang diperkirakan berlatih di sebuah kamp tempur di Mali utara yang dioperasikan Al Qaida di Maghribi Islam (AQIM) ditangkap di provinsi Zaragoza, Spanyol timur, kata Kementerian Dalam Negeri Spanyol dalam sebuah pernyataan. Tersangka satunya, seorang Maroko yang juga dituduh melakukan kontak dengan AQIM di Mali, ditangkap di provinsi Murcia, Spanyol selatan. Kementerian tersebut mengatakan, penangkapan kedua orang Afrika Utara itu merupakan hasil operasi bersama antara Spanyol, Prancis dan Maroko. Kementerian itu tidak menanggapi pertanyaan mengenai apakah kedua orang itu diyakini merencanakan serangan atau hanya memberikan dukungan kepada Al Qaida. Pemboman terhadap empat kereta-api pekerja yang padat pada jam sibuk di Madrid pusat 10 tahun lalu menewaskan 191 orang, dalam serangan militan paling mematikan di Eropa. Pengamanan ketat diberlakukan pada lomba lari di Madrid, Minggu, setelah pemboman mematikan pada Marathon Boston. Seorang pejabat kementerian dalam negeri menolak menyebutkan apakah ada ancaman khusus pada marathon di Madrid. Menurut kementerian itu, kedua tersangka tersebut memiliki "profil yang sama" dengan kakak-beradik etnik Cechnya yang diyakini melakukan pemboman di Boston. Menteri Dalam Negeri Jorge Fernandez mengatakan kemudian kepada wartawan, "Ini berarti mereka bertindak sendirian, tidak bersama yang lain." Pengamanan diperketat di Washington setelah dua ledakan bom mematikan di dekat garis finish pada Marathon Boston yang menewaskan tiga orang dan mencederai lebih dari 200 pada pekan lalu. Dua bersaudara etnik Chechnya dituduh melakukan serangan bom pada Marathon Boston itu. Tamerlan Tsarnaev (26) tewas ditembak oleh polisi di Boston dan adiknya, Dzhokhar Tsarnaev (19), telah ditahan aparat keamanan AS. Marathon Boston merupakan salah satu even atletik tahunan terbesar yang diadakan di AS, yang diikuti hampir 27.000 peserta yang memenuhi syarat dan disaksikan puluhan ribu penonton. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026