Pemkab data seluruh penumpang kendaraan yang masuk ke Agam

id Agam, covid-19, padang, sumbar

Pemkab data seluruh penumpang kendaraan yang masuk ke Agam

Petugas memeriksa kendaraan yang masuk ke Kabupaten Agam (ANTARA/ Yusrizal)

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menurunkan tim gabungan untuk mendata dan memeriksa suhu tubuh seluruh penumpang kendaraan umum dan pribadi saat memasuki daerah itu dalam mencegah Corona Virus Disease (COVID-19).

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah COVID-19 Agam, Muhammad Lufi Ar di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan tim gabungan yang berasal dari Satgas BPBD, Satpol PP Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, TNI, Polri dan lainnya melakukan pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh seluruh penumpang kendaraan umum dan pribadi.

"Pendataan dan pemeriksaan itu kita lakukan di daerah perbatasan antara Agam dengan Kabupaten Padang Pariaman tempatnya di Gasan Ketek, Kecamatan Tanjungmutiara," katanya.

Ia mengatakan, Pemkab Agam mendirikan posko di lokasi tersebut dan seluruh penumpang baik itu angkutan umum maupun kendaraan pribadi di periksa oleh tim.

Pemeriksaan kepada penumpang berupa pengecekan suhu badan dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan yang sesuai denganstandar operasionalprosedur (SOP).

"Ini merupakan tindaklanjuti dari instruksi dari Bupati Agam, untuk mendukung keputusan Gubernur Sumbar dalam mengawasi jalur-jalur perbatasan, terutama untuk mendata para pendatang, termasuk mendeteksi kondisi kesehatan sebelum masuk ke wilayah Agam," katanya.

Sebelumnya, tim gabungan hanya mendata dan memeriksa suhu tubuh penumpang bus angkutan kota antar provinsi (AKAP).

"Dalam pemeriksaan bus AKAP itu kita bekerjasama dengan agen dari perusahaan bus tersebut,* katanya.

Menurut dia, pendataan dan pemeriksaan itu dalam mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Bagi warga yang berasal dari daerah pendemik, pihaknya mengimbau agar melakukan isolasi madiri di rumah mereka selama 14 hari ke depan.

"Warga dari daerah pendemik untuk melakukan isolasi di rumah dan jangan keluar rumah," katanya
Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar