
Minim Polhut, Pasaman Bentuk Satgas Pengaman Hutan

Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menargetkan tahun ini membentuk 12 Satgas Pengamanan dan Perlindungan Hutan Berbasis Nagari (P2HBN) untuk menyelamatkan hutan dari aksi pembalakan dan perambahan liar. Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Yozarwardi di Lubuk Sikaping, Senin mengatakan, pembentukan satgas P2HBN merupakan upaya yang dilakukan pemerintah setempat melalui Dinas Kehutanan dalam mengantisipasi pembalakan liar hutan di setiap nagari (desa adat) saat minimnya tenaga polisi pengawas hutan (Polhut) yang tersedia. "Saat ini kami hanya memiliki sembilan personel polisi hutan yang selalu mengawasi kawasan hutan di Kabupaten Pasaman," kata dia. Dia mengatakan, sebagai langkah awal dalam pembentukan satgas P2HBN tersebut saat ini sudah terbentuk sebanyak enam kelompok masyarakat dari 30 orang yang bertugas untuk membantu pemerintah setempat untuk mengawasi hutan. Setiap kelompok terdiri atas lima personel yang ada di enam nagari dan dipilih dari kalangan pemuda atas usulan wali nagari setempat. "Pemuda terpilih ini diberikan pelatihan serta dibekali dengan berbagai keahlian dan pengetahuan untuk melakukan pengamanan hutan agar tetap lestari," ujar dia. Kabupaten Pasaman merupakan daerah yang terletak di posisi paling utara dan memiliki kawasan hutan terbesar di Provinsi Sumbar. Disamping itu, hutan Pasaman juga menjadi yang terbaik dan mendapat penghargaan dari Pemprov Sumbar di atas Kabupaten Agam yang disusul oleh Kabupaten Solok. Berdasarkan data Dinas Kehutanan terdapat sekitar 367 ribu hektare kawasan hutan di Pasaman atau 67 persen dari luas daerah yang dimiliki. Untuk mengawasi dan memantau keberadaan hutan, biasanya pemerintah setempat menurunkan sejumlah anggota untuk patroli rutin. Disamping itu juga melalui kerja sama dengan berbagai pihak seperti TNI dan Polri untuk melakukan patroli khusus. "Selama ini, keterbatasan tenaga personel Polhut membuat penjagaan dan pengaman hutan sedikit sulit, namun dengan terbentuknya berbagai kelompok ini kita harap akan menjadi lebih baik," kata dia. (**/zik/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
