36 warga Kota Solok masuk daftar ODP

id Covid-19,virus corona baru,orang dalam pantauan,kota solok

36 warga Kota Solok masuk daftar ODP

Imbauan Wali Kota Solok terhadap penyebaran virus corona. (ANTARA/HO)

Solok (ANTARA) - Sebanyak 36 warga Kota Solok, Sumatera Barat masuk daftar orang dalam pantauan (ODP) karena yang bersangkutan baru saja pulang dari daerah terdampak COVID-19.

"36 warga Kota Solok tersebut rata-rata mempunyai riwayat perjalanan pulang dari Jawa," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Ambun Kadri di Solok, Jumat.

Menurutnya sampai saat ini belum ada warga dari daerah itu yang terkena, terindikasi atau suspect virus corona jenis baru atau COVID-19.

Untuk warga yang masuk ODP, pihaknya akan memantau keadaan mereka setiap harinya. Mereka semua dikarantina di rumah masing-masing. Petugas puskesmas ataupun bidan ditugaskan untuk melihat kondisi mereka selama 14 hari.

Masyarakat yang baru pulang dari luar negeri atau luar kota yang telah ada kasus COVID-19 harus memeriksakan diri jika sakit maupun tidak.

"Kalau ada gejala, baru warga yang ODP melakukan isolasi mandiri. Kalau gejala berat baru dirujuk ke Rumah Sakit," ujarnya.

Pihaknya telah melakukan sosialisasi-sosialisasi di setiap puskesmas yang kemudian diteruskan ke masyarakat.

Selain itu, Dinas Kesehatan setempat juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan virus corona jenis baru atau COVID-19. Puskesmas-puskesmas juga melakukan sosialisasi ke sekolah di sekitar wilayah tugas mereka.

Ia menyebutkan RSU M.Natsir sudah menyiapkan ruang isolasi untuk persiapan jika ada pasien terduga corona, dan dokter yang memadai telah dipersiapkan untuk mengantisipasi hal terburuk.

Pihaknya meminta agar pejabat atau ASN yang keluar daerah yang terkena kasus corona, untuk melaporkan diri sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan dan antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, kini Pemerintah Kota Solok memperketat tamu yang akan masuk ke Balai Kota Solok dengan menyediakan ruang disinfektan dan tempat cuci tangan pakai sabun sebelum memasuki gedung tersebut.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar