Ujian CPNS Pasaman Barat, Bupati: jangan percaya orang lain

id seleksi CPNS Pasaman Barat,penerimaan CPNS Pasaman Barat,Yulianto,Bupati pasaman barat

Ujian CPNS Pasaman Barat, Bupati: jangan percaya orang lain

Bupati Pasaman Barat, Yulianto didampingi Sekretaris Daerah, Yudesri saat memantau pelaksanaan ujian CPNS hari pertama di Balerong Tuah Basamo Pasaman Barat, Senin (24/2). (ANTARA/Altas Maulana)

Simpang Empat (ANTARA) - Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dilaksanakan enam sesi ujian setiap hari di Balerong Tuah Basamo yang dimulai sejak Senin.

Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Pasaman Barat Safruddin Zuhri didampingi oleh Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Aparatur Sipil Negara Harinal mengatakan pelaksanaa ujian CPNS dilaksanakan selama lima hari sejak Senin (24/2) sampai Jumat (28/2).

"Peserta ujian sebanyak 4.637 orang dengan formasi guru sebanyak 223, formasi tenaga teknis sebanyak 24 dan formasi tenaga kesehatan sebanyak 19," katanya.

Pihaknya menyediakan sekitar 200 unit laptop. Satu sesi akan diikuti oleh 194 orang peserta.

"Ujian akan dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB dan peserta diwajibkan hadir 60 menit sebelum ujian dimulai untuk persiapan registrasi peserta," katanya.

Ia mengimbau kepada peserta agar tidak percaya dengan pihak-pihak yang mengaku mampu meluluskan jadi pegawai.

"Jangan percaya dengan calo karena sistem ujian saat ini berbeda dengan ujian sebelumnya karena hasilnya langsung keluar setelah ujian di layar komputer. Bagi yang lulus akan dilanjutkan dengan tes SKB pada Maret nanti," sebutnya.

Sementara itu Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat meninjau pelaksanaan ujian mengimbau kepada semua peserta CPNS untuk mengandalkan diri sendiri dalam menyelesaikan soal-soal. Jangan percaya kepada siapapun.

"Saya minta kepada semua peserta untuk teliti membaca soal. Jangan percaya kepada siapapun, serahkan semua hasilnya kepada tuhan. Berusaha, berdoa dan bertawakal," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar