Logo Header Antaranews Sumbar

Enam Kota di Sumsel Berawan

Minggu, 14 April 2013 09:26 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Palembang, (Antara) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sumatera Selatan memprakirakan kondisi cuaca enam kota di wilayah provinsi berpenduduk sekitar 8,5 juta jiwa ini akan berawan, sedangkan sembilan kota lainnya berpotensi hujan ringan. "Hari Minggu ini kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumsel berawan hingga hujan dengan intensitas ringan," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama di Palembang, Minggu. Menurut dia, enam kota yang kondisi cuacanya berawan itu yakni Kota Lubuklinggau, Sekayu, Indralaya, Tebingtinggi, Musi Rawas, dan Pangkalanbalai. Sedangkan sembilan kota lainnya yang berpotensi hujan ringan adalah Kota Palembang, Baturaja, Kayu Agung, Muaraenim, Lahat, Pagaralam, Martapura, Muaradua, dan Prabumulih. Dia menjelaskan, beberapa kota di Sumsel yang diprakirakan berawan memiliki suhu udara berkisar 24-31 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 65-97 persen, kecepatan angin berkisar 20-25 kilometer per jam dengan arah angin sebagian besar menuju barat laut kecuali Kota Musi Rawas dan Tebingtinggi arah angin menuju barat daya, serta Lubuklinggau arah angin menuju barat. Sedangkan beberapa kota yang diprakirakan hujan ringan memiliki suhu udara berkisar 23-32 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 64-98 persen, kecepatan angin berkisar 20-25 km/jam dengan arah angin sebagian besar menuju barat daya, kecuali Kota Kayu Agung dan Palembang arah angin menuju barat laut, serta Kota Prabumulih dan Baturaja arah anginnya menuju barat. Menurut dia, kondisi cuaca pada April 2013 diprakirakan masih terdapat banyak hujan terutama pada sore dan malam hari, dengan intensitas curah hujan tergolong cukup tinggi sama seperti bulan sebelumnya berkisar 200 hingga 300 milimeter. Kondisi masih tinggi curah hujan di wilayah Sumsel tersebut, sehingga diimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap terus mewaspadai kemungkinan terjadi bencana dampak musim hujan seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, ujar Indra. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026