Logo Header Antaranews Sumbar

Lima nelayan Sasak Pasaman Barat ditemukan selamat di Mandiangin

Rabu, 29 Januari 2020 18:37 WIB
Image Print
Lima orang nelayan Sasak Pasaman Barat saat dievakuasi oleh masyarakat yang ditemukan selamat di Mandiangin, Rabu (29/1) sore. (ANTARA/Altas Maulana)

Simpang Empat (ANTARA) - Lima nelayan yang hilang akibat perahunya tenggelam di Jorong Pondok, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan selamat di Mandiangin, Kecamatan Kinali, Rabu sore.

"Kelima nelayan itu ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan. Mereka langsung mengevakuasinya ke darat," kata Koordinator Basarnas Pasaman, Zulfahmi di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan kelima nelayan itu dalam keadaan selamat dan proses kembali ke rumah masing-masing.

"Kita melakukan pencarian di sekitar pantai Sasak namun para nelayan menemukan di Mandiangin," ujarnya.

Menurutnya kedua perahu nelayan itu tenggelam karena hantaman ombak yang tinggi sehingga air masuk ke perahu mereka.

"Akibatnya perahu nelayan itu tenggelam karena perahu itu penuh dengan air," katanya.

Kelima nelayan yang hilang tersebut yang ditemukan selamat adalah Temi (30) Isaf (32) dan Uyung (28). Mereka satu perahu. Sedangkan perahy satu lagi berisikan Tempur (50) dan Nagu (50).

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi melakukan pencarian terhadap korban," sebutnya.

Ia mengimbau kepada nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat melaut karena cuaca ekstrim saat ini.

"Cuaca di Pasaman Barat saat ini tidak bersahabat. Para nelayan harus meningkatkan kewaspadaan jika ingin melaut," ajaknya.

Sebelumnya satu kapal nelayan juga tenggelam di Pantai Sasak pada Selasa (28/1) malam. Sekitar 18 ABK ditemukan selamat. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026