
BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi sosialisasikan reaksi antikorupsi dan gratifikasi

Bukittinggi (ANTARA) - Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi se-Dunia (Hakordia), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bukittinggi, Sumatera Barat menggelar sosialisasi Reaksi Antikorupsi dan Gratifikasi di halaman kantor BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi, Selasa(10/12).
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi selaku Pps Kepala Kantor Cabang, Lisa Anamerta dan diikuti oleh sejumlah perusahaan peserta dan rekanan BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam acara yang digelar pukul 10.00 sampai 11.30 WIB tersebut juga dilaksanakan tanya jawab seputar klasifikasi korupsi dan gratifikasi antara para peserta sosialisasi dengan PIC Tunas Integritas BPJS Ketenagakerjaan, Eka Windu.
Pada tahun-tahun sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan selalu berpartisipasi dalam acara peringatan itu dan selalu mendapat penghargaan sebagai Booth Antikorupsi terbaik yaitu saat peringatan di Jakarta (2013), Yogyakarta (2014), Bandung (2015), Pekanbaru (2016) dan Jakarta (2017 dan 2018).
"Pada tahun ini tema yang diusung adalah Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju. Kami memberikan sosialisasi antikorupsi dan gratifikasi pada perusahaan peserta dan rekanan. Sosialisasi ini kami harapkan meningkatkan kepercayaan peserta kepada kami sebagai lembaga yang antikorupsi sekaligus sebagai sarana saling mengingatkan agar tidak terjerumus dalam tindakan itu," kata Lisa.
Sementara di seluruh kantor cabang lain se-Indonesia, agenda yang digelar BPJS Ketenagakerjaan dalam Hakordia berupa penulisan surat reaksi antikorupsi oleh peserta dan karyawan lalu disampaikan ke KPK, penandatanganan dinding dukungan antikorupsi peserta dan karyawan, unggah foto dan quote reaksi antikorupsi serta pembagian suvenir atau hadiah antikorupsi bagi peserta yang berpartisipasi.
Pewarta: Webtorial-Ira Febrianti
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
