Logo Header Antaranews Sumbar

Penyidik Tanyai Adhyaksa Tentang Keterlibatan Anggota Dewan

Jumat, 5 April 2013 18:39 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengungkapkan bahwa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menanyainya mengenai keterlibatan anggota DPR pada kasus korupsi Proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat "Saya ditanyai penyidik apakah ada keterlibatan orang-orang penting, yang salah satunya adalah anggota Dewan," kata Adhyaksa usai memberikan kesaksian di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Jumat. Menurut Adhyaksa, hal itu ditanyakan oleh penyidik karena semasa menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, dia mengenal banyak orang penting dan pejabat serta beberapa anggota Dewan. Namun Adhyaksa enggan menyebutkan apakah anggota Dewan yang diduga terlibat dalam kasus ini berasal dari Komisi X DPR RI. "Mengenai apa yang ditanyakan dan berapa pertanyaan itu rahasia pemeriksaan lah, pokoknya lihat saja nanti," tutur dia menambahkan. Dalam pemeriksaan oleh penyidik KPK yang memakan waktu kurang lebih dua jam itu, Adhyaksa menyatakan bahwa dia diberikan pertanyaan dengan materi yang sama seperti tahun lalu. Adhyaksa berpendapat berdasarkan pertanyaan yang ditanyakan penyidik, dia menarik kesimpulan bahwa kasus Hambalang kini makin mengerucut dan menguatkan dakwaan terhadap AM (Andi Mallarangeng). Dia juga kembali mengungkapkan bahwa pada akhir jabatannya pada 2009, anggaran pembangunan proyek Hambalang dibintangi oleh DPR, artinya anggaran masih belum disetujui. "Sampai 2009, izinnya belum keluar sehingga di akhir jabatan kita titipkan Rp125 miliar, dibintangi, belum cair Rp125 miliar karena belum ada sertifikat. Tapi kok tiba-tiba membengkak jadi Rp2,5 triliun, itu saya tidak tahu," imbuh Adhyaksa yang lalu meninggalkan gedung KPK. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026