
Pembicaraan dengan Kosovo Hadapi Kesulitan

Beograd, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemimpin Serbia harus membuat pilihan "yang sangat sulit" dalam pembicaraan dengan Kosovo, kata Marko Djuric, Penasehat bagi Presiden Serbia Tomislav Nikolic, Rabu (3/4). Djuric, yang kembali dari pembicaraan di Brussels dengan para pejabat Kosovo, memberitahu wartawan "firasat buruk" telah menjadi kenyataan. "Situasinya sangat sulit. Pemimpin negara harus memmbuat keputusan yang sangat sulit dan membahasnya secara terperinci dengan masyarakat," kata juru bicara tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Djuric mengeluarkan komentar itu setelah pembicaran dengan Nikolic mengenai hasil pembicaraan tersebut. Uni Eropa berencana menyiarkan laporan mengenai kemajuan antara Beograd dan Pristina paling lambat pada 16 April. Serbia dengan tegas menolak untuk mengakui prklamasi kemerdekaan secara sepihak oleh Kosvo pada 2008 dan berkeras Kosovo adalah bagian wilayahnya. Kebanyakan negara utama Eropa dan Amerika Serikat telah bertukar diplomat dengan Pristina. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
