
Tanah Ombak ruang baca dan kreativitas bagi anak pantai

Padang, (ANTARA) - Komunitas ruang baca Tanah Ombak yang terletak di Jalan Purus III, Padang, Sumatera Barat menjadi ruang bagi anak di sekitar pantai untuk menimba ilmu dan menyalurkan kreativitasnya.
Didirikannya pada 2014 pendirian ruang baca Tanah Ombak memiliki tujuan untuk menciptakan ruang kreativitas bagi anak-anak dan remaja di Purus III agar mereka punya kegiatan yang lebih positif, serta mendekatkan dengan bacaan.
Syuhendri yang merupakan pendiri Tanah Ombak mengatakan alasannya mendirikan Tanah Ombak sebagai bentuk pengabdiannya kepada masyarakat sekitar.
Ia memahami bahwa lingkungan di daerah ini keras, dan kurang terkontrol. Terkadang ada beberapa hal yang belum pantas didengar oleh anak-anak, namun hal tersebut terlontar begitu saja.
“Intinya tanah ombak ini dijadikan sebagai ruang terbuka bagi mereka dan kita desain pilihan bermain disini kalau sebelumnya main di luaran, di pinggir pantai jadi main kesini, dibawah pengawasan kita. Harapannya, di bawah pengawasan kita nanti bisa dikontrol apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak,” ujarnya
Dalam kegiatannya Tanah Ombak tidak memiliki kurikulum tertentu. Hal-hal yang menyenangkan dan menjadi minat anak-anak menjadi cara untuk menarik minat mereka datang ke Tanah Ombak. Menggambar, menulis, puisi, teater sering diajarkan di tempat ini.
Aktivitas di Tanah Ombak biasanya diadakan setiap hari Minggu. Jika di hari lain, biasanya lebih sering dilakukan malam hari. Tujuannya, agar anak-anak dapat memanfaatkan waktu luang untuk mengasah kreativitas .
Para pengajarnya berasal dari beberapa mahasiswa, namun juga ada dari lembaga lain yang khusus konsentrasi pada anak dan remaja.
Koleksi buku yang ada di Tanah Ombak juga beragam. Ada buku untuk mahasiswa, serta juga anak buku untuk anak-anak. Buku-buku tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat Indonesia.
Penulis adalah mahasiswa magang di portal berita www.sumbar.antaranews.com
Pewarta: Atik Risalah
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
