Logo Header Antaranews Sumbar

190 Paragliding Ikuti Event Paralayang Agam

Selasa, 2 April 2013 21:00 WIB
Image Print
Ilustrasi paralayang. (Antara)

Lubukbasung, (Antara) - Sebanyak 190 paragliding dari mancanegara dan nasional akan meramaikan event paralayang internasional kategori Ketepatan Mendarat (KTM) di Puncak Lawang Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada 16-21 April. Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Agam Azmeldi Aziz di Lubukbasung, Selasa, mengatakan, para atlet paralayang ini telah mendaftar dan menyatakan sikap untuk mengikuti event tahunan ini. "Ini berdasarkan informasi yang kita peroleh dari panitia pelaksana 'Agam World Cup Paragliding'," kata Azmeldi Aziz. Ia merincikan, ke-190 paragliding ini berasal dari 40 orang dari mancanegera, sebanyak 80 orang dari nasional dan 70 orang dari Sumbar. Dia menambahkan, peserta dari mancanegera tersebut berasal dari Brunai Darussalam, Singapura, Pilipina, Thailand, Myanmar, Timor Leste, Laos dan Malaysia. Ia menambahkan, event paralayang ini akan mengambil "take off" di Puncak Lawang Kecamatan Matur dan "landing area" berada di Bayu Kecamatan Tanjung Raya. Event ini direncanakan dihadiri dan dibuka oleh Menkominfo RI Tifatul Sembiring dan Menteri Pariwisata dan Kreatif Ekonomi Republik Indonesia Mari Elka Pangestu. Di tempat terpisah, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengimbau agar masyarakat Puncak Lawang dan Bayur untuk mendukung event paralayang tersebut, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisata domestik dan mancanegara ke daerah tersebut. Dengan cara ini, dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. "Apabila event paralayang sukses, maka jumlah kunjungan meningkat dan sofenir akan laris manis," katanya. Ia menambahkan, pariwisata merupakan salah satu andalan dari Kabupaten Agam. Untuk itu, Pemkab Agam berupaya untuk memperbaiki objek wisata yang ada seperti, Danau Maninjau, Puncak Lawang, Lawang Park, Bandar Mutiara dan lainnya, katanya. (**/ari/jno)



Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026